Selebgram Virly Virginia mengaku pernah alami pelecehan seksual saat melakukan syuting film dewasa yang digarap rumah produksi Kelas Bintang.
Dirinya menjadi korban pelecehan seksual dari sang sutradara, Irwansyah, ketika pertama kali syuting film syur tersebut.
Bahkan tak hanya Virly, talenta lain yang bekerja di production house (PH) itu juga kerap mendapatkan perlakuan kurang ajar dari Irwansyah.
"Maaf ya, beberapa talent di Kelas Bintang itu banyak pelecehan dari Irwansyah. Bahkan pertama kali aku syuting itu, dia kurang ajar banget," ujar Virly Virginia saat berbincang di podcast YouTube Denny Sumargo, dikutip Minggu (8/10/2023).
Virly bercerita kalau dirinya diminta memegang alat kelaim Irwansyah. Padahal kala itu mereka sedang dalam istirahat, bukan ketika mengambil adegan.
"Dia pernah kurang ajar sama aku. Aku disuruh pegang kemaluannya dia. Padahal itu enggak lagi ada adegan, lagi break aja," lanjut Virly.
Ia juga mengungkapkan kalau syuting film dewasa itu dilakukan di lokasi yang sama dengan tempat tinggal istri Irwansyah.
Ternyata lokasi syuting film semi porno itu terjadi di sebuah rumah toko (ruko).
"Istrinya di atas, itukan ruko. Posisinya aku di lantai bawah, di atas itu istrinya," ungkapnya.
Istri Irwansyah ini disebut Virly juga sudah mengetahui garapan suaminya tersebut.
Bahkan ada rumor kalau istri Irwansyah ikut mendanai proyek film dewasa itu.
"Itu istrinya ada dan mengetahui syuting ini, bahkan kita sempat mendengar bahwa istrinya yang mendanai," beber Virly Virginia.
Tak hanya itu, Virly menyebut kalau istri Irwansyah pernah ikut serta sebagai pemeran dalam film garapan sang suami.
"Istrinya juga pernah jadi talent juga, tapi bukan talent yang itu ya," jelasnya.
Virly Virginia diperiksa polisi
Virly Virginia bersaksi soal perannya dalam membintangi film porno Kelas Bintang yang digarap sebuah rumah produksi di Jakarta Selatan.
Diketahui polisi baru saja menggerebek sebuah rumah produksi yang membuat film bokep lokal. Sudah ada lima tersangka yang ditangkap, termasuk Irwansyah selaku sutradara.
Saat diperiksa Polda Metro Jaya, ia mengaku hanya dibayar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta sebagai artis dalam film tersebut.
Mirisnya lagi, bayaran itu justru tidak langsung, melainkan dicicil.
"Dari Rp 1 juta sampai 2 juta, dan itu pembayaran itu tidak langsung, tapi disendat-sendat juga," katanya di Polda Metro Jaya, dikutip Jumat (22/9/2023).
Virly mengaku kalau metode cicilan itu dilakukan Irwansyah agar dirinya kembali bersedia menjadi pemeran film porno itu.
"Itu semuanya memang disuruh dan dipaksa oleh Irwansyah," sambungnya lagi.
Virly Virginia juga merasa dijebak oleh sang sutradara. Sebab ia tidak diberi tahu kalau tawaran itu untuk pembuatan film dewasa.
"Memang saya merasa dijebak karena tidak tahu kalau itu ada web dewasa dan bayarannya tidak semahal itu," pungkasnya.