Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB
Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik
Para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik pendukung pemerintah menggelar pertemuan silaturahmi penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81. (Ist)
baca 10 detik
  • Sekjen partai koalisi pemerintah menggelar pertemuan silaturahmi yang dipimpin Sugiono di Senayan pada Jumat, 14 Agustus 2026.
  • Agenda pertemuan tersebut bertujuan menyatukan visi, memperkuat barisan pendukung, dan membahas perkembangan mutakhir kehidupan berbangsa serta bernegara.
  • Para Sekjen membahas persiapan agenda politik masa depan tanpa membahas khusus mengenai perombakan kabinet maupun pemilihan presiden.

Suara.com - Para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik pendukung pemerintah menggelar pertemuan silaturahmi penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81.

Pertemuan yang dipimpin oleh Sekjen DPP Partai Gerindra, Sugiono, tersebut dihadiri oleh para petinggi partai anggota koalisi Merah Putih untuk menyamakan persepsi serta memperkuat barisan pendukung pemerintah.

Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid, menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan pertemuan rutin untuk membahas perkembangan terkini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Itu pertemuan rutin sekjen partai koalisi dan bahas banyak update perkembangan mukhtahir dari koalisi-koalisi pemerintahan masyarakat dan kenegaraan," ujar Hasanuddin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Ia menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk menyatukan visi seluruh partai koalisi dalam mendukung kebijakan pemerintah.

"Di mana kita menyatukan langkah seluruh partai-partai koalisi untuk membantu penuh pemerintah dalam menjalankan semua kebijakan... nasional serta menjadi katalisator yang baik bagi semua aspirasi masyatakat yang diajukan baik kepada pemerintah DPR atau pihak pihak yang menjadi stakeholder pemegang kebijakan," lanjutnya.

Terkait isu politik jangka panjang menuju 2029, Hasanuddin tidak menampik hal tersebut turut disinggung.

"Iya pasti semua dibahas cari rumusan yang terbaik yang memang mampu menjadikan demokrasi kita lebih baik lagi," tegasnya.

Senada dengan Hasanuddin, Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji, menekankan bahwa pertemuan tersebut lebih bersifat reflektif menyambut hari kemerdekaan.

baca juga

"Ya, sebenarnya pertemuan semalam enggak ada agenda yang sangat khusus, enggak ada. Pertemuan semalam itu hanya silaturahmi saja. Silaturahim antar sekjen partai koalisi, dan kita mendiskusikan sekaligus merefleksikan menjelang 17-an, apakah langkah-langkah yang sudah kita lakukan di dalam koalisi, langkah-langkah pemerintah, sudah mendekatkan pada cita-cita kemerdekaan? Apakah masih ada yang perlu kita koreksi ke depan, sehingga cita-cita kemerdekaan makin lama makin dekat dan rakyat Indonesia makin sejahtera? Itu saja, enggak ada yang khusus," papar Sarmuji terpisah.

Sarmuji juga menegaskan bahwa tidak ada pembahasan mengenai perombakan kabinet (reshuffle) maupun pembahasan khusus mengenai Pilpres.

"Oh, enggak ada, enggak ada. Cuman ya sekadar, ya, namanya obrolan politik, nyinggung-nyinggung politik sedikit ada. Tetapi pembahasan yang khusus enggak ada, belum ada. Mungkin dalam pertemuan selanjutnya," tambahnya.

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, memberikan apresiasi kepada Sekjen Gerindra Sugiono yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut.

Menurutnya, komunikasi antar-Sekjen perlu dicairkan kembali setelah sempat tersita oleh kesibukan agenda nasional.

"Ya pertama tentu pertemuan itu adalah untuk mempererat silaturahmi, karena kan kami memang sudah lama tidak ada pertemuan. Dan memang lamanya pertemuan itu tidak terjadi karena Pak Prabowo kan fokus terhadap situasi ekonomi nasional dan lain sebagainya. Nah, tentu ada ke depan ada banyak agenda-agenda politik yang ini harus betul-betul disatukan: satu barisan, satu ide, satu gagasan, meskipun barangkali nanti ada banyak usulan dan pandangan pendapat. Nah, inilah yang tadi malam coba kita angkat menjadi kebersamaan untuk mendudukkan berbagai persoalan ke depan secara bersama-sama," urai Herman.

Herman mengungkapkan, bahwa ke depan akan ada banyak agenda legislasi dan politik yang membutuhkan kesamaan pandangan antarpartai koalisi agar kepentingan seluruh pihak terakomodasi.

"Ya namanya juga kita entitas politik, kalau bertemu pasti ada banyak agenda politik yang dibicarakan. Ya salah satunya tentu ke depan ya, karena tadi malam belum ada sesuatu yang substantif yang kami bahas. Namun ke depan tentu banyak agenda politik yang saya katakan tadi: ada undang-undang pemilu, ada undang-undang pilkada, mungkin juga undang-undang partai politik, terus kemudian undang-undang lain yang tentu juga berkaitan dengan turunannya. Ada rekrutmen penyelenggara pemilu dan lain sebagainya. Ini kan harus disamakan supaya kepentingan seluruh partai-partai ya terakomodir dengan baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun

Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Serangan Israel ke Al-Aqsa

Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Serangan Israel ke Al-Aqsa

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:22 WIB

Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono

Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:11 WIB

Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan

Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:01 WIB

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:03 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×