Like Father Like Son, Beda Kalimat Namun Punya Tujuan Sama Bikin Timnas Indonesia Catat Agregat 12-0 atas Brunei

Metro Suara.Com
Rabu, 18 Oktober 2023 | 14:08 WIB
Like Father Like Son, Beda Kalimat Namun Punya Tujuan Sama Bikin Timnas Indonesia Catat Agregat 12-0 atas Brunei
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) menyalami pemainnya Marc Anthony Klok (kiri) (7/9/2023) ([ANTARA FOTO/Moch Asim/rwa])

Mentalitas positif Timnas Indonesia, mulai pelatih sampai para pemain ini menjadi wacana menarik bagi siapa saja.

Agregat 12-0 yang dicapai Timnas Indonesia atas Brunei Darussalam dalam laga home and away preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menjadi titik tolak berhasilnya negara kita menembus fase awal kejuaraan sepak bola kelas dunia.

Pertama, Timnas Indonesia menang 6-0 atas Brunei di rumah kita sendiri, Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada Kamis (12/10/2023). Kemudian yang kedua, Timnas Indonesia mengalahkan Brunei di rumah mereka pada Selasa (17/10/2023), dengan skor sama, 6-0.

Berkaca kepada keberhasilan ini, sosok pertama yang bisa disimak tentulah pelatihnya, "pawang" pembuat para pemain bisa tampil all-out dan berperforma tinggi.

Coach Shin Tae-yong dalam sebuah bincang-bincang dengan Denny Sumargo, mantan pebasket profesional, aktor, serta pengasuh podcast di kanal YouTube bertajuk Woy, Curhat Bang! menyatakan filosofi main bola adalah, "Jadilah manusia."

Bisa diartikan pendek atau panjang, akan tetapi maknanya adalah dengan menjadi manusia, memahami keinginan dan kemauan, baru kemudian bisa menjalani perjalanan bermain bola. Karena sesuai keinginan dan kemauan, maka akan mengusahakan untuk bermain bola sebaik-baiknya. Fokus serta memiliki determinasi tinggi.

Dalam kesempatan berbeda, Marc Klok, salah satu pemain Timnas Indonesia yang turun di preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menyebutkan bermain bola adalah suatu proses.

"Menang atau kalah nanti dulu, nikmati dulu prosesnya. Dan buat para pemain bola yang muda-muda, jangan takut, jadilah diri sendiri," demikian ungkap Marc Klok dalam podcast Sport77 Official.

Rafael Struick, Elkan Baggott, Sandy Walsh, Marc Klok, dan Timnas Indonesia saat berlatih [[Instagram/Rafael Struick]]
Rafael Struick, Elkan Baggott, Sandy Walsh, Marc Klok, dan Timnas Indonesia saat berlatih (sumber: [Instagram/Rafael Struick])


Sedangkan Elkan Baggott dan Rafael Struick, saat ditemui dalam kesempatan berbeda di Kejuaraan Piala Asia U-23, Stadion Manahan Solo menyatakan hal mirip satu sama lain.

Yaitu alih-alih takut terhadap musuh, mereka lebih fokus kepada diri sendiri. Dalam arti menyiapkan hal terbaik yang bisa diberikan kepada lawan. Dengan demikian perhatian lebih mengarah kepada kesiapan, bukan menakar-nakar lawan tanpa berbuat apa-apa.

Dari beberapa pandangan dan pendapat-pendapat ini, terdapat benang merah antara prinsip yang ditanamkan Coach Shin Tae-yong, serta nilai-nilai milik para anak asuhnya dalam Timnas Indonesia. Laiknya seperti pepatah Like Father Like Son atau kalau ayahnya begitu, anak-anaknya (bentuk jamak) juga demikian adanya.

Sosok Shin Tae-yong yang terkenal tegas, seperti disebutkan pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon bila harus menggambarkan pelatih kepala PSSI ini dalam satu kata, berpengaruh terhadap anak-anak asuhnya.

Kurang-lebihnya, Timnas Indonesia saat ini pasti memelihara nilai-nilai tadi. Yaitu fokus pada diri sendiri, menikmati proses perjalanan menuju tujuan utama, serta tidak lupa terus berprestasi.

Seperti diungkapkan Coach Shin Tae-yong dalam konferensi pers setelah Indonesia menekuk Brunei telak 6-0 di markas mereka.

"Tim Brunei lawan kita, jadi saya tidak bisa menilai apa-apa terhadap tim Brunei. Jika membentuk infrastruktur yang baik, sepak bola Brunei pasti punya harapan untuk berkembang ke depannya," ungkap Coach Shin.

Atau dengan kata lain, ia pasti lebih senang membahas tentang anak-anak asuhnya atau fokus kepada mereka yang dibinanya, ketimbang berkomentar soal prestasi atau penampilan kompetitor.

Baca Juga: Shayne Pattynama Masuk Starting Eleven di Leg Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, Buktikan Rotasi Shin Tae-yong Sukses

"Kami bandingkan skuad kami di pertandingan pertama dengan yang kedua. Hampir 70 persen diganti dan para pemain sendiri memang sangat bekerja keras dan bermain dengan baik. Walaupun bermain tandang tetap tidak lengah, jadi saya berterima kasih kepada para pemain," demikian ujar Shin Tae-yong sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

Benar bukan, bahwa pemaparannya pasti lebih sarat topik tentang para pemain yang diasuhnya. Seperti kata Coach Shin selalu kepada mereka, "Fokus. Konsen."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI