Bakal Dibongkar, Pemkot Depok Kekeuh SDN Pondok Cina 1 Harus Pindah 12 Desember, Siswa Menangis Ingin Belajar Sama Guru

Suara Moots

Jum'at, 02 Desember 2022 | 07:42 WIB
Bakal Dibongkar, Pemkot Depok Kekeuh SDN Pondok Cina 1 Harus Pindah 12 Desember, Siswa Menangis Ingin Belajar Sama Guru
tak ada guru di SDN Pondok Cina 1, Depok (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Wali Kota Depok Mohammad Idris nampaknya memaksa untuk SDN Pondok Cina 1 dibongkar dan pindah pada 12 Desember 2022.

Polemik SDN Pondok Cina 1 nampaknya berbuntut panjang. Bahkan, baru-baru ini keputusan untuk membongkar gedung sekolah itu setelah Pemkot Depok menggelar audiensi dengan orang tua siswa pada Rabu (30/11/2022).

"Kita membatasi proses belajar mengajar maksimal sampai tanggal 9, setelah itu pada tanggal 12 Desember mereka sudah harus pindah ke SDN Pondok Cina 3 dan 5, yang berkenan untuk pindah," kata Sekda Depok Supian, katanya kepada wartawan.

Kekinian, mengutip dari Depoktoday -jaringan Suara.com, Siswa SDN Pondok Cina 1 tak kuasa menahan tangis. Mereka sedih lantaran sudah satu bulan ini tak bisa diajarkan secara langsung oleh guru kesayangannya.

Peristiewa ini terjadi sejak adanya rencana relokasi SDN Pondokcina 1 yang lahannya nanti akan dibangun masjid raya. Keputusan itu dikeluarkan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Karena itulah, para guru dilarang mengajar langsung di SDN Pondokcina 1. Akibatnya, sejak satu bulan terakhir ini, sejumlah sisea terpaksa menimba ilmu dari para relawan.

“Pengen belajar sama bu guru,” ucap Farel, siswa kelas 1 sambil menyeka air mata kepada wartawan.

Tak hanya Farel, tangis kepedihan juga menjalar ke sejumlah bocah lainnya yang ada di ruangan tersebut.

Sejumlah relawan tampak kelimpungan ketika menenangkan anak-anak tersebut. “Kami kangen bu guru,” rengek Farel berlinang air mata.

baca juga

Sebagai informasi, di tengah polemik sekolah yang akan dijadikan masjid mewah itu, para siswa belajar mandiri selama sebulan belakangan.

Hal ini tentu ironis, sebab mereka akan menjalani ujian semester pekan depan. “Maunya diajar bu guru. Kami mau sama bu guru disini,” tutur Indah, siswa lainnya yang juga berlinang air mata.

Tak tinggal diam, sejumlah orangtua yang hadir di tempat tersebut kembali memberikan semangat.

Para orangtua dan relawan tampa kompak berbagi tugas agar para siswa tetap mendapatkan pendidikan layak. “Tugasnya nanti dikumpulin dan dinilai bu guru,” kata Lala salah satu wali murid.

Tak kalah sigap, Ketua Baitul Muslimin Indonesia Kota Depok, Afifah Alia, beberapa hari ini ikut turun langsung menjadi guru dadakan.

Afifah mengaku merasa iba, terlebih sejak melihat banyak anak yang rindu akan perhatian guru.

“Iya jadi tadi di kelas 1 banyak anak nangis karena sudah kangen sama gurunya,” katanya.

Afifah berharap, sebelum ada sekolah pengganti, sebaiknya kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan secara normal. 

“Tolong pembangunan masjidnya ditunda dulu, setelah direlokasi SD-nya silahkan,” ujar Afifah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Piala Dunia 2022: Bungkam Kanada, Maroko Melenggang ke Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2022: Bungkam Kanada, Maroko Melenggang ke Babak 16 Besar

Bola | Kamis, 01 Desember 2022 | 23:57 WIB

Kominfo: Sekitar 200 Kota dan Kabupaten Ikut Program Smart City

Kominfo: Sekitar 200 Kota dan Kabupaten Ikut Program Smart City

Tekno | Kamis, 01 Desember 2022 | 23:41 WIB

Apriyani/Fadia Berikan Motivasi bagi Peserta Kejurnas PBSI 2022

Apriyani/Fadia Berikan Motivasi bagi Peserta Kejurnas PBSI 2022

Sport | Kamis, 01 Desember 2022 | 23:50 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB