Menjelang tahun baru 2023 yang kini tinggal menghitung hari, tak sedikit peramal yang mengungkap prediksi masa depan termasuk terkait musibah akhir tahun.
Hal tersebut secara otomatis dikritik oleh Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Ia mengaku tak melakukan hal itu lantaran menaggapnya teknik sampah yang tak akan dia tiru.
"Kalau saya dukun, memprediksi. (Pakai gaya) 2023, ada pesawat jatuh, banjir. Ya itu kan memang terjadi setiap tahun, nanti kalau terjadi nih, 'pesulap merah sakti'. Nggak lah, saya nggak bakal begitu, teknik tong sampah itu," kata Pesulap Merah dikutip dari matamata.com (Jaringan Suara.com).
Pesulap Merah kemudian menjelaskan ramalan para peramal itu tidak benar. Bahkan, bisa jadi hanya satu dari 10 yang terbukti. Menurutnya, hal itu bukanlah kemampuan, melainkan kebetulan yang akhirnya dibenarkan orang-orang.
"Kalau Pesulap, berhasil 10, gagal 1, dihina. Dukun lho, prediksi 10, yang salah 9 yang benar 1, dipuji-puji. Curang itu," ujarnya.
Pesulap Merah tak hanya menyenggol peramal, pria yang pernah berseteru dengan dukun itu bahkan menyebut 'indicrot' yang hanya asal bicara.
"Biasanya kan orang-orang yang punya keahlian gitu, saya sebutnya indicrot. Itu kan asal keluar aja (ucapannya)," pungkasnya.
Sosok Pesulap Merah memang dikenal gencar mengungkap trik peramal dan dukun sejak kemunculannya beberapa waktu lalu. Meski akhirnya dilaporkan ke polisi, Pesulap Merah tak jera dalam menyampaikan pendapatnya.