moots

Ketua PDIP: Sangat Melecehkan Kedaulatan Partai Jika Denny Indrayana Sebut Jokowi Cawe-Cawe Urusan Pilpres

Suara Moots Suara.Com
Senin, 08 Mei 2023 | 14:44 WIB
Ketua PDIP: Sangat Melecehkan Kedaulatan Partai Jika Denny Indrayana Sebut Jokowi Cawe-Cawe Urusan Pilpres
Ketua DPP PDIP Said Abdullah di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/4/2023). ([ANTARA])

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menepis komentar Guru Besar Hukum Tata Negara Denny Indrayana yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) cawe-cawe atau ikut mengurus koalisi dan kontestasi Pilpres 2024.

Pernyataan ini disampaikan Denny menyusul pertemuan Jokowi dengan enam ketum parpol koalisi pendukung pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam pekan lalu.

Said kembali menegaskan bahwa setiap partai politik memiliki kedaulatan masing-masing untuk menentukan siapa bakal capres dan cawapres yang akan diusung.

"Sangat melecehkan kedaulatan partai-partai kalau Denny Indrayana menyebut Presiden Jokowi cawe-cawe urusan pilpres," tegasnya, Senin (8/5/2023).

Said menambahkan bahwa Jokowi mengetahui batasan demokrasi serta masing-masing partai politik memiliki hak dan kewenangan untuk mencalonkan bakal capres dan cawapres.

Sebelumnya, Jokowi menepis langkah politiknya mengundang ketua umum partai koalisi tersebut merupakan sikap ikut campur atau cawe-cawe dalam isu politik menjelang Pemilu 2024.

"Cawe-cawe? Bukan cawe-cawe. Itu diskusi, kok cawe-cawe, diskusi. Saya ini kan ya pejabat politik. Saya bukan cawe-cawe," kata Jokowi di Sarinah, Jakarta, Kamis (4/5).

Dia pun menegaskan urusan pencalonan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 merupakan ranah partai politik atau gabungan partai politik. 

Namun, sebagai pejabat publik yang juga sekaligus pejabat politik, Jokowi merasa sah-sah saja mengundang para ketua umum partai koalisi untuk berdiskusi dengannya di Istana Merdeka.

Baca Juga: Sebut Jokowi Hargai Sikap Surya Paloh soal Pencalonan Anies, Ketua PDIP: Beliau Tak Larang Langkah Politik NasDem

"Kalau mereka mengundang saya, (atau) saya mengundang mereka boleh-boleh saja. Apa konstitusi yang dilanggar dari situ? Nggak ada. Tolonglah mengerti kalau saya ini politisi sekaligus pejabat publik," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI