Baru-baru ini beredar kabar Presiden Jokowi atau Joko Widodo tak bisa mengelak usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan tumpukan uang hasil korupsi.
Klaim Presiden Jokowi tak bisa mengelak usai KPK temukan uang hasil korupsi tersebar melalui video yang diunggah kanal YouTube Kabar Akurat.
"BERITA TERKINI ~JOKOWI TAK BISA MENGELAK,KPK TEMUKAN TUMPUKAN UANG HASIL KORUPSI ~ BREAKING NEWS," tulis narasai unggahan video tersebut.
Lantas benarkah klaim Presiden Jokowi tak bisa mengelak usai KPK temukan uang hasil korupsi? Selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Presiden Jokowi tak bisa mengelak usai KPK temukan uang hasil korupsi diunggah akun YouTube Kabar Akurat pada tanggal 22 April 2023. Video tersebut juga menunjukkan tumbnail Presiden Jokowi dan sejumlah tumpukan uang.
Namun setelah dilakukan penelusuran, diketahui foto thumbnail dan video yang diunggah merupakan hasil editan disertai dengan narasi yang menyesatkan.
Sejauh ini, tidak ditemukan informasi terkait penemuan tumpukan uang korupsi Jokowi olek KPK seperti yang dinarasikan dalam video.
Dalam video tersebut, cuplikan pertama menanyankan video liputan dari Metro Tv yang memberitakan KPK yang menjadwalkan pemangilan terhadap pengusaha Dito Mahendra terkait kepemilikian senjata api ilegal.
Baca Juga: Ridwan Kamil Bantah Adanya Pungli di Pangandaran, Partai Socmed: Kok Dokumen Anggaran di Takedown?
“Polri Segera Jadikan Dito Mahendra sebagai DPO,” tulis judul video yang diunggah pada tanggal 3 Mei 2023 itu.
Video kedua yang dicuplik adalah video liputan Harian Kompas yang diunggah pada akun Youtubenya pada tanggal 13 April 2023 dengan judul: “KPK Ungkap 10 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api”.
Video ketiga yang diunggah adalah video yang diunggah oleh akun Youtube Kompas.com pada tanggal 11 April 2023 dengan judul: “OTT KPK di Semarang, Pejabat Balai Teknis Perkeretaapian Ditangkap”.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan cek fakta di atas, konten video tersebut bisa dipastikan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto tumbnail dan video yang diunggah merupakan hasil editan video liputan penetapan dan penangkapan tersangka kasus korupsi proyek kereta api oleh KPK.