Kebenaran isu Dedi Mulyadi mundur dari Partai Golkar dan bergabung ke Partai Gerindra, terjawab sudah. Dedi bakal maju sebagai caleg dari Gerindra.
Hal itu disampaikan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani usai mendaftarkan 580 bakal caleg DPR dari Gerindra di kantor KPU Pusat, Jakarta, Sabtu (13/5/2023).
Muzani mengatakan, salah satu dari 580 bakal caleg Gerindra yang didaftrkan tersebut yakni Dedi Mulyadi.
Dedi, kata Muzani, akan maju di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VII meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
"Yang juga baru saja menyatakan gabung dengan kami adalah Kang Dedi Mulyadi," ujar Muzani.
Diberitakan sebelumnya, kabar Dedi Mulyadi mundur dari Partai Golkar dan anggota DPR RI berhembus kencang.
Bahkan ia dikabarkan maju nyaleg pada Pemilu 2024 melalui Partai Gerindra.
Surat Dedi Mulyadi mundur dari Golkar beredar luas di kalangan wartawan.
Terkait kabar mundur dari Golkar dan gabung ke Gerindra, Dedi Mulyadi masih enggan mengomentarinya.
Baca Juga: Mundur dari Golkar, Dedi Mulyadi Nyaleg 2024 dari Gerindra?
"Nanti saja (mengomentarinya)," kata Dedi, Sabtu (13/5/2023).
Ada dua surat pengunduran diri yang ditandatangani Dedi Mulyadi di atas meterai Rp 10.000 per tanggal 10 Mei 2023.
Surat pertama pengunduran diri dari anggota Partai Golkar. Dan surat pengunduran diri kedua berkop KPU yang isinya pernyataan yang menyatakan mengundurkan diri dari anggota DPR RI.
Untuk surat yang berkop KPU, belum ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus.
Ditanyai lebih jauh mengenai alasan pengunduran dirinya, Dedi masih belum mau berkomentar.
"Nanti saja komentarnya," kata dia.