Deklarasikan Ganjar Capres, Elektabilitas PDIP Menjulang

Suara Moots

Kamis, 18 Mei 2023 | 16:49 WIB
Deklarasikan Ganjar Capres, Elektabilitas PDIP Menjulang
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memakaikan peci usai resmi menunjuk Ganjar Pranowo sebagai capres dari PDIP pada Jumat (21/4/2023). ([Dok. PDIP])

Elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) meningkat sebesar 4,8 persen hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 30 April-5 Mei 2023. Hal ini dampak pendeklarasian Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, sebelumnya pemilih PDIP marah menjadi undecided voters (pemilih yang belum menentukan pilihan).

Hal ini, kata dia, buntut pembatan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Namun elektabilitas PDIP meningkat lagi seiring berjalannya waktu.

"Setelah pengumuman Ganjar sebagai capres dan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 mulai dilupakan, jumlah undecided voters menurun dan menambah elektabilitas PDIP," kata dia, Kamis (18/5/2023).

Dalam hasil survei terbaru Indikator Politik, PDIP menduduki posisi teratas dengan elektabilitas mencapai 20 persen dan jumlah responden yang belum menentukan pilihannya sebanyak 18,4 persen.

Berikutnya ada Partai Gerindra dengan elektabilitas sebesar 17,2 persen, Golkar (7,8 persen), Demokrat (7,7 persen), NasDem (6,2 persen), PKB (6,1 persen), PKS (5,7 persen), PAN (2,7 persen) dan PPP (2,6 persen).

Hasil survei Indikator Politik Indonesia sebelumnya periode 8-13 April 2023, elektabilitas PDIP adalah sebesar 15,2 persen.

Atau turun 3,6 persen dibandingkan hasil survei bulan Maret 2023 yang menunjukkan elektabilitas PDI Perjuangan mampu mencapai 18,8 persen.

Dalam hasil survei periode 8-13 April 2023 itu pula ditemukan bahwa responden yang belum menentukan pilihannya sebanyak 25,7 persen.

baca juga

Burhanuddin menilai sikap penolakan PDIP terhadap keikutsertaan Timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 yang berdampak pada pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah, menjadi salah satu faktor yang membuat elektabilitasnya turun.

Namun, usai PDIP mendeklarasikan Ganjar capres pada tanggal 24 April 2023 di Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, elektabilitas partai berlambang banteng moncong putih ini mengalami peningkatan.

Survei Indikator Politik itu melibatkan sebanyak 1.200 responden yang dipilih melalui pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan pemindaian. Responden diwawancara melalui sambungan telepon.

Ambang batas kesalahan dalam survei itu diperkirakan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Halte Warisan Anies Bocor, Legislator PDIP: Transjakarta Tak Bisa Lepas Tanggung Jawab ke Kontraktor

Halte Warisan Anies Bocor, Legislator PDIP: Transjakarta Tak Bisa Lepas Tanggung Jawab ke Kontraktor

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 16:07 WIB

Jadi Capres 2024, Ganjar Pranowo Sudah Minta Keluarganya Siapkan Mental Hadapi Fitnah

Jadi Capres 2024, Ganjar Pranowo Sudah Minta Keluarganya Siapkan Mental Hadapi Fitnah

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 16:00 WIB

Ganjar Pranowo Minta Pendukungnya Agar Tak Lakukan Black Campaign ke Lawan Politik

Ganjar Pranowo Minta Pendukungnya Agar Tak Lakukan Black Campaign ke Lawan Politik

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 15:59 WIB

Terkini

Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti

Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 23:58 WIB

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:57 WIB

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:37 WIB

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:35 WIB

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:29 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:15 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB