RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:59 WIB
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
Ilustrasi Nikel. [Antara]
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik melaporkan nikel dan batu bara mendorong pertumbuhan ekspor nonmigas Indonesia pada Juni 2026.
  • Deputi BPS Ateng Hartono menyampaikan kenaikan nilai ekspor tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026.
  • Total nilai ekspor Indonesia mencapai 25,46 miliar dolar AS, dengan ekspor nonmigas tumbuh menjadi 24,39 miliar dolar AS.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nikel beserta barang daripadanya dan bahan bakar mineral atau batu bara menjadi penggerak pertumbuhan ekspor nonmigas secara tahunan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan lonjakan ekspor nonmigas terutama berasal dari kenaikan nilai ekspor nikel dan bahan bakar mineral.

"Kenaikan nilai ekspor Juni 2026 secara tahunan terutama didorong oleh kenaikan nilai ekspor nonmigas, yaitu pada beberapa komoditas. Pertama, bahan bakar mineral atau HS 27, nilainya naik 49,67 persen. Demikian juga untuk volumenya, naik 15,34 persen," kata Ateng dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (3/8/2026).

"Yang kedua, nikel dan barang daripadanya, atau HS 75, nilainya naik 69,30 persen. Sedangkan volumenya justru mengalami penurunan sebesar 12,14 persen," lanjutnya menambahkan.

Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]

BPS mencatat nilai ekspor Indonesia pada Juni 2026 mencapai 25,46 miliar dolar AS atau naik 8,84 persen dibandingkan Juni 2025. Dari jumlah tersebut, ekspor nonmigas tumbuh 9,46 persen menjadi 24,39 miliar dolar AS, sedangkan ekspor migas turun 3,78 persen menjadi 1,07 miliar dolar AS.

Selain nikel dan bahan bakar mineral, komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati (HS 15), termasuk produk sawit, juga mencatat kenaikan nilai ekspor sebesar 10,45 persen secara tahunan. Namun, volume ekspornya turun 7,09 persen.

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juni 2026, nikel, lemak dan minyak hewani atau nabati, serta bahan bakar mineral masih menjadi tiga komoditas utama yang menopang pertumbuhan ekspor nonmigas Indonesia.

"Peningkatan ekspor nonmigas tersebut terutama pada nikel dan barang daripadanya, atau HS 75; lemak dan minyak hewan atau nabati, HS 15; dan juga bahan bakar mineral, atau HS 27," ungkap Ateng.

BPS juga mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai 140,81 miliar dolar AS atau tumbuh 4,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja tersebut ditopang kenaikan ekspor nonmigas sebesar 4,90 persen menjadi 134,58 miliar dolar AS, sementara ekspor migas turun 10,19 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BPS Ungkap Biang Kerok RI Deflasi Juli 2026

BPS Ungkap Biang Kerok RI Deflasi Juli 2026

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×