Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:57 WIB
Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi
Selat Hormuz (CNN)
baca 10 detik
  • Inggris terancam resesi ekonomi pada 2027 akibat penutupan Selat Hormuz yang berlarut-larut.

  • Lonjakan biaya energi berpotensi mendorong inflasi Inggris melonjak hingga 6,4 persen pada 2026.

  • Blokade Iran terjadi usai AS membatalkan gencatan senjata dan menyerang wilayah mereka.

Suara.com - Perekonomian Inggris berada di ambang resesi pada 2027 jika pemblokadean Selat Hormuz terus berlanjut tanpa penyelesaian diplomasi. Konsultan bisnis EY memproyeksikan kontraksi Produk Domestik Bruto disertai lonjakan drastis biaya energi warga.

Gangguan alur pelayaran energi global ini berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi Inggris hingga tersisa 0,5 persen pada 2026. Situasi memburuk setahun kemudian dengan penurunan Produk Domestik Bruto sebesar 0,2 persen ketika jalur migas vital tersebut terkunci total.

Masyarakat Britania Raya bakal menanggung beban inflasi hingga 6,4 persen pada akhir 2026. Kenaikan harga minyak dunia secara mendadak menjadi pemicu utama pembengkakan tagihan energi rumah tangga.

Bendera nasional Inggris berkibar di sebelah Menara Elizabeth yang lebih populer dengan sebutan Big Ben, di London, Inggris, 23 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Peter Cziborra/as)
Bendera nasional Inggris berkibar di sebelah Menara Elizabeth yang lebih populer dengan sebutan Big Ben, di London, Inggris, 23 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Peter Cziborra/as)

Krisis pasokan bahan bakar minyak global menempatkan daya beli masyarakat Inggris dalam posisi paling rentan. Penutupan akses Selat Hormuz hingga pertengahan 2027 otomatis mengganggu stabilitas harga barang di pasar domestik.

Laporan media The Independent mengonfirmasi bahwa skenario terburuk ini bersumber langsung dari kalkulasi dampak makro EY. Ketergantungan impor energi mempercepat penularan gejolak kawasan Timur Tengah ke pasar finansial London.

Pemicu utama ketegangan kawasan bermula saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan kesepakatan gencatan senjata pada 8 Juli. Pembatalan tersebut mengakhiri kesepakatan damai dengan pihak Iran yang baru saja diteken pada 18 Juni.

Pasukan militer AS langsung melancarkan gelombang serangan baru ke wilayah Iran segera setelah pengumuman pembatalan tersebut. Langkah ofensif ini menandai kembalinya konfrontasi terbuka kedua negara di jalur pelayaran strategis.

Komando Pusat AS (CENTCOM) berdalih tindakan militer tersebut merupakan respons balasan atas gangguan armada Iran. Pihak Washington menuduh Iran mengancam keselamatan kapal-kapal dagang internasional yang melintasi Selat Hormuz.

Pihak Iran merespons serangan AS dengan melancarkan gempuran balasan ke sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah. Tehran menilai Washington telah memprovokasi keadaan dan melanggar komitmen kesepakatan gencatan senjata.

baca juga

Eskalasi militer ini berpuncak pada langkah radikal militer Iran memblokade penuh Selat Hormuz dari lalu lintas kapal tanker. Iran secara terbuka menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang memicu kehancuran kesepakatan damai.

Selat Hormuz merupakan urat nadi transportasi minyak bumi dunia yang menghubungkan produsen Timur Tengah ke pasar global. Setiap gangguan pada jalur sempit ini selalu berdampak mendadak pada lonjakan harga minyak mentah dunia.

Konflik geopolitik AS-Iran yang berlarut-larut kini mengancam stabilitas pasokan energi negara-negara Barat termasuk Inggris. Tanpa pembukaan kembali Selat Hormuz sebelum 2027, ancaman resesi ekonomi Inggris menjadi kenyataan yang tak terhindarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perundingan Damai AS dan Iran Dimulai Lagi, Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bahasan Utama

Perundingan Damai AS dan Iran Dimulai Lagi, Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bahasan Utama

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×