Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Gibran Rakabuming Raka menegaskan akan rajin komunikasi dengan bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo. 'Janji' ini usai dipanggil DPP PDIP buntut pertemuan dengan Prabowo Subianto pekan lalu.
"Terkait dengan pertemuan yang kemudian dipersepsikan sepertinya Mas Gibran memberikan dukungan kepada relawan untuk memberikan dukungan kepada capres tertentu, maka Mas Gibran tadi juga menegaskan."
"Bahwa sebagai kader partai Mas Gibran ini juga intens berkomunikasi dengan Bapak Ganjar Pranowo," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2023).
Hal ini diungkapkan Hasto untuk menepis adanya kabar bahwa pertemuan Gibran dengan Prabowo Subianto di Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat malam (19/5) mengindikasikan dukungan untuk Pilpres 2024.
Untuk itu, DPP PDIP memanggil Gibran guna memberikan klarifikasi sebab informasi yang beredar di media massa masih simpang siur.
Adapun Ganjar Pranowo telah ditetapkan sebagai bakal capres PDIP dalam Rapat DPP Partai ke-140 Diperluas Tiga Pilar dengan agenda konsolidasi internal dan silaturahmi Idul Fitri 1444 Hijriah di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (21/4).
Hasto melihat Gibran juga sepenuhnya mendukung keputusan PDIP yang mengusung Ganjar sebagai bakal capres. Sehingga tidak ada tawar-menawar untuk mendukung bakal capres dari partai lain.
"Sehingga, sebagai kader partai, tegak lurus di dalam keputusan-keputusan DPP PDI Perjuangan. Apalagi kemarin beliau juga sudah menyatakan telah mengikuti sekolah partai, telah digembleng oleh PDI Perjuangan, sehingga tugas-tugas itu akan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Meski begitu, kata Hasto, DPP PDIP tidak menetapkan sanksi melainkan hanya memberikan beberapa nasihat kepada Gibran terkait pertemuannya dengan Prabowo.
Baca Juga: Gibran soal Capres 2024: Tegak Lurus Sesuai Arahan Bu Ketum
"Sudah diberikan nasihat-nasihat. Kami ini kan partai gotong royong, partai musyawarah, di situ berbeda. Tadi, Pak Komar (Komarudin Watubun), memberikan penjelasan, kalau sudah senior partai, kemudian tidak memahami perintah ibu ketua umum, kebijakan partai itu lain persoalan," tutur Hasto.
Sementara itu, Gibran mengakui dirinya sudah menjelaskan kronologi terkait pertemuannya dengan Prabowo Subianto.
"Saya sudah menjelaskan kronologi dari A sampai Z terkait pertemuan kemarin dan Alhamdulillah beliau-beliau dapat memahami itu," kata Gibran di Jakarta, Senin.
Dia pun berterima kasih kepada semua elite partai yang telah memberikan nasihat dan dia juga menegaskan tetap tegak lurus dengan kebijakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait Pilpres 2024.
"Sekali lagi, terima kasih untuk masukan dan nasihatnya, dan sekali lagi saya sebagai kader PDI Perjuangan, sebagai kader muda, saya akan tetap tegak lurus sesuai arahan ibu ketua umum," ujar Gibran.