Asisten pelatih Thomas Doll di Persija, Pasquale Rocco menceritakan pengalamannya berkarier di Liga Indonesia. Eks anak asuh Claudio Ranieri di Cagliari itu mengatakan bahwa ada tantangan tersendiri berkarier di Indonesia.
Rocco mengatakan bahwa Persija adalah tim kuat di Indonesia. Namun ia mengibaratkan Persija bak tim Serie A Udinese yang mencoba meraih gelar Scudetto.
"Saya wakil Thomas Dolla di pucuk kepelatihan di Persija Jakarta, yang tahun ini (kami) berada di peringkat kedua Liga Indonesia," ucapnya kepada media Italia, calciocasteddu.it
Mampu meraih peringkat kedua di musim ini bersama Persija, sangat disyukuri oleh Rocco.
"(Persija) seolah-olah Udinese yang bersaing untuk Scudetto dengan tim lain yang hebat. Kepuasan yang luar biasa," sambungnya.
Rocco kemudian menceritakan bagaimana ia akhirnya bisa menjadi asisten Thomas Doll di Persija. Kata Rocco, ia berawal saat ia masih melatih di APOEL Nicosia.
"Kami sebenarnya musuh. Saya saat itu dikonfirmasi oleh klub, Thomas Doll menjadi pelatih baru. Dia kemudian meminta saya untuk tetap di sana. Saat dia di Persija, dia meminta saya untuk bersamanya,"
"Saya mengurus taktik dan kerja lapangan, Thomas adalah pengawas dan menjaga keharmonisan tim. Di Persija, kami membawa sepak bola ofensif dengan fokus pada formasi 3-4-3," sambung Rocco.
Menuru Rocco, di Indoneesia sepak bola sangat luar biasa. Basis penggemar sepak bola di Indonesia menurutnya sangat gila.
Baca Juga: Cek Fakta: Done Deal! Egy Maulana Vikri Resmi Pindah ke Persija, Benarkah?
"Kami mendapat dukungan penuh cinta dari para suporter. Mereka haus dengan sepak bola, tetapi pada saat yang sama mereka menghormati kami sebagai profesional," ungkapnya.