Kasus daging kurban Dewi Perssik masih terus menarik perhatian publik. Malkan, ketua RT 06/04, Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang berseteru dengan pedangdut asal Jember itu membongkar persoalan daging kurban ini.
Malkan mengatakan bahwa duduk persoalan dari kasus ini berawal saat Dewi Perssik tiba-tiba ingin mengambil sapi kurban yang ia taruh di masjid.
"Dewi Perssik mau menaruh hewan kurbannya yah silahkan. Sebenarnya, saya belum terima hari itu, karena saya harus pikirkan biaya menjaga sapi itu. Tiba-tiba, sapi itu mau diambil kembali, ya silahkan," ucap Malkan.
Malkan mengaku bahwa ia mendapat informasi bahwa Dewi Perssik akan potong sapinya itu di tempat lain, lalu baru daging-daging korban diberikan ke warga sekitar.
Mendapat informasi itu, Malkan mengaku bertanya-tanya, mengapa harus seperti itu.
"Kalau gitu, ada apa dong dengan saya? Sapi udah diserahin ke ente tiba-tiba diambil, gimana perasaan? Kok orang nggak percaya sama saya," ungkapnya.
Kesal dengan kondisi itu, Malkan kemudian mempersilahkan asisten Dewi Perssik untuk mengambil sapi milik mereka tanpa bantuan warga.
Lebih lanjut, Malkan kemudian beberkan bahwa baru tahun ini Dewi Perssik akan kurban pada Idul Adha. Malkan kemudian mengatakan pada tahun lalu, ia sempat mendapat 2 karung kecil potongan daging dari Dewi Perssik.
"Tahun kemarin, Magrib tiba-tiba saya diantarkan ditelpon sama dimas dan ustaz, ada sekitar 2 kantong kecil daging yang sudah hampir... karena sudah terlalu malam, kehujanan atau apa saya kurang tau, saya panggil anak-anak untuk bagi-bagi," jelasnya seperti dilihat dari Youtube Investigasi.