Dipanggil PDIP Buntut Sinyal Dukung Prabowo di Pilpres, Effendi Simbolon Bakal Kena Sanksi?

Suara Moots | Suara.com

Senin, 10 Juli 2023 | 15:46 WIB
Dipanggil PDIP Buntut Sinyal Dukung Prabowo di Pilpres, Effendi Simbolon Bakal Kena Sanksi?
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) didampingi Effendi Simbolon (kanan) soal puja-puji terhadap Prabowo Subianto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2023). (]Suara.com/Bagaskara Isdiansyah])

Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon penuhi panggilan DPP PDIP untuk diklarifikasi terkait pernyataan yang memberi sinyal dukungan kepada Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Sinyal yang diberikan dalam Rakernas Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) 2023 pekan lalu itu, bertolak belakang dengan kebijakan PDIP.

Diketahui, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang.

"Hari ini Pak Effendi Simbolon menemui DPP PDI Perjuangan untuk melakukan klarifikasi," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2023).

"Dalam penjelasannya, sangat clear (jelas) bahwa Pak Effendi Simbolon sebagai kader partai taat sepenuhnya untuk mendukung keputusan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri," sambungnya.

Hasto menambahkan, Effendi Simbolong akan berjuang memenangkan Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP bersama dengan partai-partai lain, yakni PPP, Perindo, dan Hanura.

Ia mengungkapkan dalam diskusi dengan Effendi Simbolon, anggota Komisi I DPR RI itu memiliki sejumlah catatan terkait dengan kebijakan Prabowo dalam pembelian pesawat bekas, yakni 12 unit pesawat tempur Mirage 2000-5 dari Qatar.

Prabowo sendiri, kata Hasto, hadir dalam Rakernas PSBI 2023 dalam kapasitas sebagai Menteri Pertahanan.

"Pembelian pesawat bekas Mirage dari Qatar itu merupakan suatu kebijakan yang tidak tepat. Bahkan, berpotensi melanggar undang-undang," kata Hasto.

Disinggung soal sanksi, Hasto mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan hasil klarifikasi Effendi Simbolon di dalam rapat DPP terlebih dahulu.

"Dengan penjelasan tadi, ternyata juga kan sangat objektif pandangan-pandangan yang diterima DPP, Dewan Kehormatan, termasuk kebijakan pertahanan," kata Hasto.

Sebelumnya, Effendi Simbolon dalam acara rapat kerja nasional perkumpulan orang-orang Batak bermarga Simbolon (PSBI), organisasi yang dia pimpin sejak 2007, menilai Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan sosok yang pantas memimpin Indonesia ke depan menggantikan Presiden Joko Widodo.

Penilaian pribadinya terhadap Prabowo Subianto, karena punya karakter dan kemampuan yang dapat memimpin Indonesia ke depan.

"Tadi saya kira kita bisa membacalah, secara jujur, secara objektif, saya melihat itu ada di Pak Prabowo," kata Effendi Simbolon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurang Puas Hasil Pilpres 2014 dan 2019, Prabowo: Tapi Apa Mau Dongkol Terus?

Kurang Puas Hasil Pilpres 2014 dan 2019, Prabowo: Tapi Apa Mau Dongkol Terus?

| Sabtu, 08 Juli 2023 | 13:32 WIB

IPR: Lambat Laun Projo Akan Dukung Prabowo di Pilpres 2024

IPR: Lambat Laun Projo Akan Dukung Prabowo di Pilpres 2024

| Jum'at, 07 Juli 2023 | 22:20 WIB

Survei Pilpres 2024: Mayoritas Responden Yakin Jokowi Endorse Prabowo

Survei Pilpres 2024: Mayoritas Responden Yakin Jokowi Endorse Prabowo

| Senin, 03 Juli 2023 | 19:44 WIB

Terkini

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 20 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Lawan Arus Mudik Modern: Kisah Veri Kayuh Sepeda dari Tangerang ke Palembang

Lawan Arus Mudik Modern: Kisah Veri Kayuh Sepeda dari Tangerang ke Palembang

Banten | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Jelang Lebaran 2026, Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Daging Meugang Rp72,75 Miliar di Aceh

Jelang Lebaran 2026, Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Daging Meugang Rp72,75 Miliar di Aceh

Sumut | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:20 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Apakah Sebelum Salat Idulfitri Wajib Mandi Keramas?

Apakah Sebelum Salat Idulfitri Wajib Mandi Keramas?

Bali | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Niat Mudik Malah Tertipu: Kisah Rizal yang Gagal Scan Tiket di Pelabuhan Ciwandan

Niat Mudik Malah Tertipu: Kisah Rizal yang Gagal Scan Tiket di Pelabuhan Ciwandan

Banten | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:14 WIB

Ini Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Kota Makassar

Ini Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Kota Makassar

Sulsel | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:14 WIB

Wafat di Singapura, Owner Kendal Tornado FC Nilai Bos Djarum Pebisnis Favorit

Wafat di Singapura, Owner Kendal Tornado FC Nilai Bos Djarum Pebisnis Favorit

Jawa Tengah | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:13 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Beda Hari, Kekecewaan Muhammadiyah Sukabumi Usai Izin Salat Id di Lapang Merdeka Tak Dikabulkan

Beda Hari, Kekecewaan Muhammadiyah Sukabumi Usai Izin Salat Id di Lapang Merdeka Tak Dikabulkan

Jabar | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB