Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett yang telah mengklarifikasi perselingkuhan mereka hingga kini masih terus menjadi sorotan publik.
Seperti diketahui, Rendy Kjaernett sempat muncul di hadapan awak media dan meminta maaf atas isu perselingkuhannya.
Rendy Kjaernett juga sempat muncul di podcast Denny Sumargo dengan mengakui soal perselingkuhan dirinya dengan Syahnaz.
Rendy Kjaernett tak membantah sama sekali pernyataan sang istri Lady Nayoan yang lebih dulu hadir ke podcast Curhat Bang denny Sumargo.
Karena perselingkuhan tersebut, rumah tangga aktor pemain FTV ini pun terancam kandas karena Lady Nayoan mengajukan gugatan cerai.
Sementara Syahnaz mengklarifikasi kasus perselingkuhannya bersama sang suami, Jeje Govinda melalui kanal Youtube Jeje Nanaz.
Berbeda dengan keluarga Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan, Syahnaz dan Jeje Govinda memutuskan tetap bersma dan memperbaiki keluarganya.
Namun, lantaran Syahnaz tidak meminta maaf kepada Lady Nayoan selaku istri Rendy Kjaernett dalam klarifikasinya pun menuai pro kontra.
Meski demikian, terbaru Nanda Persada selaku orang yang terlibat dalam klarifikasi Syahnaz menyebut istri Jeje Govinda itu sengaja tidak meminta maaf ke Lady Nayoan.
Baca Juga: Soroti Perselingkuhan Syahnaz dan Rendy, Farhat Abbas Minta Keluarga Raffi Ahmad Diboikot
Nanda mengungkap alasan di balik adik Raffi Ahmad tidak meminta maaf ke Lady Nayoan sebab ada hal-hal yang harus diprioritaskan.
Menurutnya, hal yang dianggap penting adalah keluarga Syahnaz dan Jeje Govinda.
"Ya pilihannya kan dua ya, prioritas utama internal keluarga (Jeje-Syahnaz) mereka dulu," kata Nanda Persada dalam tayangan Rumpi, dikutip dari matamata.com.
"Yang kedua bagaimana menanggapi statement dari pihak lain, apakah perlu ditanggapi atau enggak," imbuh Nanda Persada.
Kata dia, pihak Syahnaz juga sengaja tidak membuat pernyataan apa pun untuk pihak Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan untuk meminimalisasi masalah yang mungkin terjadi setelahnya.
"Apakah akan mereda (kalau ditanggapi), apa harus sahut-sahutan nanti kan akan panjang menjadi ego," papar Nanda Persada.