Hukuman pidana Ferdy Sambo 'disunat' Mahkamah Agung (MA). Terdakwa utama pembunuhan berencana Brigadir J itu hukumannya kini jadi seumur hidup.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Sambo.
Begitu juga dengan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta di mana menolak banding mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
Sementara dalam sidang kasasi yang digelar tertutup, MA mengurangi hukuman vonis mati Ferdy Sambo.
"Pidana penjara seumur hidup," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Sobandi, dalam konferensi pers di Gedung MA, Jakarta, Selasa (8/8/2023) petang.
Sobandi mengatakan, amar putusan hakim agung atas perkara nomor 813 K/Pid/2023 itu adalah menolak kasasi penuntut umum dan terdakwa dengan perbaikan kualifikasi tindak pidana dan pidana yang dijatuhkan.
"Menjadi melakukan pembunuhan berencana secara bersama-sama dan tanpa hak melakukan tindakan yang berakibat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya yang dilakukan secara bersama-sama," ucapnya.
Vonis PC Juga Disunat
Selain itu, MA juga menganulir vonis istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dalam kasus serupa. Putri hukumannya kini menjadi 10 tahun.
Baca Juga: Hebatnya Sambo Saat Lolos dari Hukuman Mati: Putri, Ricky, dan Kuat Ma'ruf Ikut Senang
Sebelumnya, Putri divonis penjara 20 tahun. Perkara Putri teregister dengan nomor 816 K/Pid/2023 dengan klasifikasi pembunuhan berencana.
"Amar putusan kasasi, tolak kasasi penuntut umum dan terdakwa dengan perbaikan pidana menjadi pidana penjara 10 tahun," kata Sobandi.
Netizen Murka
Sementara itu, vonis MA yang menganulir hukuman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi memicu kemarahan publik.
Mereka melampiaskannya dengan menyerbu akun Instagram Trisha Eungelica, anak Sambo dan Putri.
Banyak netizen meluapkan sindiran di unggahan terakhir Trisha.