Verny Hasan menangis mengungkap sang anak dikucilkan oleh teman-teman sekolahnya imbas permintaannya untuk melakukan tes DNA ulang kepada Denny Sumargo.
Verny mengatakan, dirinya memang membatasi anaknya bermain sosial media.
Sehingga sang anak pun tak mengetahui alasan dikucilkan lantaran tak mengetahui soal permintaan tes DNA ulang tersebut.
Wanita berprofesi sebagai DJ ini menambahkan, anaknya juga tak mengetahui soal laporan polisi yang dibuat Denny Sumargo.
"Tiba-tiba temannya ngelarang dia (anak) pulang bareng. Ada sedikit dikucilkan. Anak aku tanya 'ini kenapa ya kok aku disuruh pulang duluan (sama teman-teman)'," kata Verny Hasan dalam konferensi pers, Selasa (29/8/2023) malam.
"Anak tidak mengetahui (soal laporan), tapi dia bertanya 'mami kenapa ya kok aku disuruh pulang duluan'. Saya menangis dong," tutur Verny Hasan.
"Jadi selama 10 tahun itu saya menangis, 1 tahun saya tidak menangis, baru kemarin saya menangis karena anak saya dikucilkan sama teman-temannya," sambungnya.
Verny Hasan juga menegaskan dirinya siap melakukan tes DNA ulang.
"Kalau dilakukan secara sukarela, ayo! Saya siap," tegasnya.
Meski demikian, pihak Verny Hasan meminta soal tempat tes DNA ulang didiskusikan bersama-sama.
"Merujuk pada sebelumnya, pihak sana menentukan, sekarang Verny yang menunjuk, tapi independen. Ayo dirembukkan bersama, dikawal bersama, hasilnya seperti apa, tidak harus Verny yang memilih, tapi kita obrolkan sama-sama, begitu," ucap Jeffry Simatupang, kuasa hukum Verny Hasan.