Begitulah cara mesin pencari Google menghadirkan hasil penelusuran terbaik untuk menjawab kata kunci yang diketikkan pengguna.
Jadi, berkaitan yang dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dia dihubungkan dengan kata kunci “Gubernur Terbodoh”, karena ada artikel-artikel di dunia maya yang menyandingkan namanya dengan kata kunci tersebut.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan, klaim yang menyatakan bahwa Google menobatkan Anies Baswedan sebagai gubernur terbodoh di dunia, merupakan informasi yang keliru dan termasuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Kesimpulan
Berdasarkan Penjelasan Cek Fakta di atas, klaim Google Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbodoh adalah informasi yang tidak benar.
Faktanya, Google tidak pernah menobatkan Anies sebagai gubernur terbodoh. Ulasan mengenai Anies sebagai gubernur terbodoh yang ditampilkan oleh Google, dipengaruhi oleh algoritma.
Hal tersebut disebabkan karena banyaknya ulasan mengenai kata kunci tersebut. Karenanya, dapat disimpulkan video yang diunggah dalam akun Facebook "John Zartiwan" masuk dalam ketegori konten menyesatkan.