Ragnar Oratmangoen beberapa waktu lalu sempat dirumorkan akan dinaturalisasi untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Namun dalam perjalanannya, Ragnar batal dinaturalisasi.
Ragnar diketahui memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya yang berasal dari Maluku. Pemain berposisi sebagai striker saat ini menjadi pinjaman di klub Fortuna Sittard.
Sayangnya, sebagai seorang striker, Ragnar Oratmangoen memiliki catatan buruk. Di musim ini, bersama Fortuna Sittard, Ragnar belum mencetak gol dari 5 pertandingan yang dilakoni.
Malah dari 5 pertandingan itu, Ragnar mendapat kartu kuning. Sebelum dipinjamkan ke Fortuna, statistik Ragnar juga tidak moncer. Saat masih di FC Groningen, Ragnar dari 22 pertandingan tidak mampu mencetak gol dan hanya sumbang 1 assist.
Sepanjang karier profesionalnya sejak 2008, Ragnar Oratmangoen hanya mampu mencetak 22 gol dari 6 klub yang dibelanya. Torehan gol paling banyak dicetak Ragnar saat ia bermain untuk SC Cambuur, saat itu Ragnar mencetak 13 gol dan 6 assist dari 50 caps.
Sebagai pemain di posisi penyerang, statistik Ragnar ini tentu saja membuat miris. Namun yang menarik, Ragnar sebenarnya bukan murni pemain depan.
Ia bahkan beberapa kali dipasang sebagai gelandang jangkar hingga gelandang bertahan. Sebelumya pada 2022, Ragnar Oratmangoen dicoret oleh pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong dari daftar pemain naturalisasi. Keputusan ini disampaikan oleh Exco PSSI, Hasani Abdulgani.
"Hari ini banyak yang bertanya kepada saya, apakah benar seperti diberita: Ragnar Oratmangoen diganti oleh Kevin Diks?," tulis Hasani di akun Instagram miliknya.
"Iya berita tersebut benar. Ini adalah karena ada permintaan dari Coach STY. Soal pemanggilan pemain adalah wilayahnya pelatih. Kami federasi hanya membantu." tambah Hasani.
Baca Juga: Shin Tae-yong Temukan Banyak Pemain Keturunan Potensial, Kontraknya Auto Diperpanjang Erick Thohir?