Bukan rahasia lagi jika di balik prestasi moncer bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, terselip kisah perjuangan berat, khususnya dalam koridor ekonomi.
Pemain asal Blora ini dulunya berasal bukan dari kalangan elit berduit, membuatnya harus berjuang ekstra.
Sedihnya, Pratama sempat diejek "miskin" oleh teman dari sang mantan, Marshella Aprilia.
Namun, itu dulu. Sekarang Pratama Arhan bisa dibilang cukup makmur. Dikutip dari Bolatimes, dari mana saja sumber penghasillannya? Berikut taksirannya.
Gaji di Tokyo Verdy
Sumber kekayaan Pratama Arhan yang pertama berasal dari bayaran sebagai pemain klub liga kasta dua Jepang, Tokyo Verdy.
Diketahui, Arhan mendapatkan bayaran sebesar Rp500-600 juta per tahun. Jika dihitung per minggu, ia menerima bayaran sekitar Rp10 juta atau sekitar Rp41 juta per bulan.
Bintang Iklan dan Endorsement
Karena kini populer, Pratama Arhan akan mudah menerima tawaran untuk menjadi bintang iklan untuk berbagai produk.
Bahkan ia sempat terlibat dalam iklan sebuah produk kopi di Jepang.
Selain itu, ia juga diendorse oleh merek alat olahraga terkenal, Mizuno.
Brand Ambassador
Tidak hanya menjadi Brand Ambassador (BA) Mizuno, Pratama Arhan juga menjadi BA untuk produk lain di luar pekerjaannya sebagai atlet.
Hal ini tidak terlepas dari popularitasnya. Di media sosial Instagram saja, Arhan memiliki 6 juta pengikut. Oleh karena itu, suatu produk harus memberikan bayaran yang besar untuk membuat iklan atau menjadikannya BA.
Uang Saku dan Bonus di Timnas Indonesia