Pratama Arhan, pemain muda berbakat telah merantau ke Jepang dan bergabung dengan klub Tokyo Verdy. Keputusan ini tak bisa dibilang mudah.
Bek yang kini menjadi suami dari Azizah Salsha ini harus mempersiapkan dirinya dari segala aspek, baik secara fisik maupun bahasa.
Tak cuma itu, ia juga harus menunggu proses administrasi transfer pemainnya selesai sebelum bisa berangkat ke Jepang.
Selama menunggu, ia tetap menjaga kondisi fisiknya dengan berlatih bersama PSIS. Namun, itu tidak cukup bagi Arhan. Ia juga mengutamakan belajar bahasa Jepang sebagai langkah penting untuk beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru di Tokyo Verdy.
Arhan mengatakan, "Nanti pelan-pelan adaptasi dan belajar bahasa Jepang." Ini menunjukkan bahwa Arhan tidak hanya ingin berkembang sebagai pemain sepak bola, tetapi juga sebagai individu yang lebih baik di tempat baru. Ia ingin memahami bahasa dan budaya setempat sebagai bentuk penghargaan dan kerjasama.
Keberangkatan Arhan ke Tokyo Verdy juga merupakan hasil dari komitmen PSIS Semarang untuk mendukung perkembangan pemain muda berbakat. PSIS melepas Arhan ke klub Jepang tanpa meminta biaya transfer sebagai bentuk dukungan bagi karirnya di luar negeri, yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi Timnas Indonesia.
Yoyok Sukawi, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, menjelaskan, "Sesuai komitmen PSIS, Arhan kami lepas tanpa fee satu rupiah pun. Ini demi karir Arhan." PSIS juga berharap bahwa Arhan, yang masih menjadi bagian dari klub sebagai duta merek, akan membantu memperkenalkan nama PSIS di tingkat internasional.
Junianto, Komisaris PSIS, memberikan ucapan selamat kepada Arhan atas pencapaian bermain di luar negeri. Ia juga mendoakan agar Arhan berhasil dan terus meraih prestasi dalam kariernya di Tokyo Verdy.
Terbaru, kini Arhan sedang diisukan akan hengkang dari klub berseragam hijau tersebut. Pemain kelaihran Blora ini disinyalir akan hijrah ke klub Korsel, Suwon FC.
Baca Juga: Chat Asnawi ke Teman Fuji Bocor, Netizen: Sesayang Itu Kapten ke Uti