3 Kontroversi Radja Nainggolan, Gak Cocok Jadi Duta Piala Dunia U-17?

Suara Moots

Kamis, 09 November 2023 | 13:30 WIB
3 Kontroversi Radja Nainggolan, Gak Cocok Jadi Duta Piala Dunia U-17?
Radja Nainggolan ((Instagram/radja_nainggolan_l4))

Melihat deretan tingkah kontroversial pemain keturunan, Radja Nainggolan. Apakah layak dirinya menjadi duta Piala Dunia U-17 2023?

Belum lama ini PSSI melalui Ketua Umumnya, Erick Thohir, menunjuk dua pemain keturunan yakni Radja Nainggolan dan Sabreena Dressler sebagai Duta Promosi pada gelaran Piala Dunia U-17 2023.

Penunjukkan itu disampaikan Erick Thohir dalam sesi konferensi pers yang dihadiri Radja Nainggolan dan Sabreena Dressler, Rabu (8/11) kemarin.

Baik Radja Nainggolan dan Sabreena Dressler datang ke Indonesia atas undangan Erick Thohir guna membantu mempromosikan Piala Dunia U-17 2023.

“Kehadiran mereka berdua ini ialah membantu mempromosikan gelaran Piala Dunia U-17, karena kami juga mengapresiasi para legenda sepakbola, dimana mereka juga akan memberikan cerita pengalamannya selama bermain sepakbola,” kata Erick Thohir dikutip dari laman PSSI.

Usai mendapat mandat menjadi Duta Promosi, baik Radja Nainggolan dan Sabreena sendiri mendukung penuh gelaran Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.

Hanya saja, penunjukkan ini, terutama penunjukkan Radja Nainggolan, menuai tanya dari berbagai pihak. Sebab, eks pemain Inter Milan dan AS Roma itu punya rekam jejak buruk.

Rekam jejak buruk itu terlihat dari tindak-tanduknya semasa masih berkarier sebagai pemain. Berikut tindakan kontroversial Radja Nainggolan semasa masih aktif bermain.

1. Minum Alkohol dan Merokok di Luar Lapangan

baca juga

Saat membela AS Roma tepatnya di awal tahun 2018, beredar luas video Radja Nainggolan tengah minum minuman keras dan merokok.

Video itu tersebar di media sosial dan membuat Radja pun menjadi sorotan banyak pihak karena kelakukan buruknya itu yang tak layak dipertontonkan seorang atlet.

Karena tindakannya tersebut, pelatih AS Roma kala itu, Eusebio Di Francesco, mendepaknya dari skuad saat akan berhadapan dengan Atalanta sebagai bentuk hukuman bagi Radja.

2. Ditangkap Polisi

Pada tahun 2022 lalu saat membela Royal Antwerp, Radja Nainggolan harus ditangkap pihak Kepolisian Antwerp usai kedapatan mengemudi tanpa lisensi.

Dilansir dari L’Unione Sarda, pemain berjuluk Ninja ini diberhentikan Polisi saat mengendarai mobil Mercedes-nya di Noordersingel dan Schijnpoortweg.

Saat itu, Radja ditangkap kepolisian karena ia sendiri masih dalam masa larangan mengemudi dan SIM-nya ditahan usai sebelumnya tertangkap basah mengemudi dalam keadaan mabuk.

3. Merokok di Bench Pemain

Tak lama setelah kabar dirinya ditangkap kepolisian karena mengemudi, Radja Nainggolan membuat ulah dengan merokok rokok elektrik di Bench pemain Royal Antwerp.

Ia kedapatan merokok di Bench pemain saat Royal Antwerp menelan kekalahan dari Standard Liege dengan skor masif yakni 0-3.

Karena tindakannya tersebut, Royal Antwerp membuat pernyataan resmi yang geram dengan tingkahnya sehingga ia dipindahkan ke tim B.

Kontributor: Felix Indrajaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disorot AFC, Striker Timnas Indonesia U-17 Diprediksi Bersinar di Piala Dunia U-17 2023

Disorot AFC, Striker Timnas Indonesia U-17 Diprediksi Bersinar di Piala Dunia U-17 2023

Moots | Kamis, 09 November 2023 | 12:23 WIB

Radja Nainggolan Dikaitkan dengan Klub BRI Liga 1, Tim Mana yang Berani Merekrut?

Radja Nainggolan Dikaitkan dengan Klub BRI Liga 1, Tim Mana yang Berani Merekrut?

Moots | Kamis, 09 November 2023 | 11:08 WIB

Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Ekuador di Piala Dunia U-17 2023

Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Ekuador di Piala Dunia U-17 2023

Moots | Kamis, 09 November 2023 | 10:22 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×