Pelatih Mano Polking resmi berpisah dengan Thailand usai Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) memecatnya. Ternyata juara Piala AFF dua kali tak membuatnya selamat dari pemecatan.
FAT memberikan kabar mengejutkan di akhir tahun ini. Lewat siaran resmi, FAT menyatakan kalau Mano Polking kini tak menjadi pelatih Thailand lagi.
Madam Pang selaku manajer Timnas Thailand resmi memberhentikan Mano Polking dari kursi kepelatihan.
"Madam Pang mengumumkan pemisahan Mano," tulis di akun Instagram resmi FAT, @changsuek.
"Madam Pang atau Nuanphan Lamsam, manajer Pasukan Gajah Perang, secara resmi mengumumkan perpisahan Mano Polking dari pelatih kepala setelah penampilannya dalam 2 pertandingan pertama Piala Dunia tidak sesuai dengan target," tambahnya.
Kursi kepelatihan Mano Polking kini diisi oleh pelatih asal Jepang Masatada Ishii.
"Masatada Ishii akan segera menggantikannya. Ia menegaskan bahwa sebagai manajer tim, ia telah bekerja sesuai dengan perannya secara penuh," pungkas akun tersebut.
Di bawah kepemimpinan Mano Polking, Thailand dicap sebagai raja ASEAN. Pasukan Gajah Perang ini telah mengoleksi 2 juara Piala AFF sejak era Polking. Pencapaian itu terjadi pada 2019-2020 dan 2021-2022.
Namun, Mano Polking gagal memuaskan FAT dalam lima laga terakhirnya. Dalam lima laga terakhir, pasukan Gajah Perang hanya mampu menang sekali.
Baca Juga: Duel Masih Lama, Vietnam Tebar Ancaman ke Timnas Indonesia