Suara.com - Ratusan pendukung capres PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (4/4/2014), mendukung upaya KPK yang akan mengusut dugaan korupsi bus Transjakarta.
Mereka membawa puluah pamflet seragam bertuliskan “Hukum yes. Politisasi No. Save Jokowi”. Demonstran juga mengusung spanduk besar “Jokowi for Presiden”.
Meski mendukung langkah KPK, salah seorang orator menyatakan menolak jika yang dilakukan oleh KPK malah dipolitisir sejumlah pihak menjelang Pemilu Presiden.
"Kita semua mempunyai harapan agar penegakan supremasi Hukum di Republik yang kita cintai ini berjalan diatas rel-Nya, namun realita yang terjadi banyak kasus-kasus Hukum seperti dipolitiasi dengan tujuan tertentu," kata Kordinator Aksi Moche Sahid.
Dia menuding ada kelompok yang bakal membawa kasus dugaan korupsi bus Transjakarta ini untuk menjegal Jokowi.
Beberapa waktu lalu Ketua KPK Abraham Samad sempat menyebutkan kalau KPK siap mengusut kasus korupsi bus karatan Transjakarta.
Kasus bus ini mencuat setelah Kejaksaan Agung menetapkan Dua PNS menjadi tersangka korupsi pengadaan bus.
Dua orang itu diduga terlibat penyalahgunaan dalam kegiatan pengadaan armada bus Transjakarta senilai Rp1 triliun dan pengadaan bus untuk peremajaan angkutan umum reguler senilai Rp500 miliar.