Jokowi Ingin Tahu Anggota Partai yang Manfaatkan Duit KJP

Siswanto

Senin, 07 April 2014 | 14:11 WIB
Jokowi Ingin Tahu Anggota Partai yang Manfaatkan Duit KJP
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di depan rumah dinasnya. (Antara/Dhoni Setiawan)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ingin tahu anggota partai yang memanfaatkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk kepentingan pribadi, misalnya menyodorkan anak mereka untuk memperoleh bantuan, padahal seharusnya tak berhak mendapatkannya.

"Partainya apa? Dicari saja partai apa. Itu lagi, ini kebijakannya KJP kita, iya kan, ada yang menggunakan seperti itu, kamu (wartawan) ngejar-ngejar yang menggunakan itu, jangan ke saya," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (7/4/2014).

Sesungguhnya, Jokowi tak memasalahkan siapapun mengusulkan nama siswa untuk mendapat dana KJP, asalkan tetap sesuai dengan kriteria penerima sebagaimana yang diatur pemerintah.

"Urusan teknis seperti itu masa semuanya suruh ke saya. Tugas gubernur masa disuruh urusi yang kecil-kecil seperti itu. Tanya saja sama partainya," kata dia.

Jokowi menambahkan salah besar bila anggota partai kemudian memaksakan kehendak. Misalnya, anak yang tidak berhak menerima, tapi dipaksakan untuk bisa mendapatkannya.

"Lho sebenarnya kamu itu boleh mengusulkan siapa yang perlu KJP kamu usulin. Kalau masuk kriteria bisa saja dapat, kalau enggak masuk dan kamu maksa-maksa itu yang nggak benar. Kamu harus ngerti," kata Jokowi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memburu anggota partai yang memanfaatkan KJP untuk kepentingan pribadi.

“Tadi sudah dibahas. Kami pasti buru nanti,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta.

Kemudian Ahok meminta kepada para kepala sekolah agar mengumumkan anak-anak penerima dana KJP.

Ahok juga meminta komite sekolah mengawasi proses penyaluran duit KJP di sekolah masing-masing.

“Kita libatkan komite juga. Komite harus putusin. Ini anak dapet enggak gitu, lho,” kata dia.

Latar belakang Ahok menyatakan hal itu, antara lain setelah kasus di SMA 76 Jakarta terkuak. Kuota siswa penerima KJP di SMA itu ‘disikat’ anggota sejumlah partai.

Ada salah satu partai yang selalu kampanye antikorupsi justru yang paling banyak menyodorkan nama siswa yang sesungguhnya tak berhak menerima KJP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Buru Anggota Partai yang 'Sikat' Duit KJP untuk Anak Mereka

Ahok Buru Anggota Partai yang 'Sikat' Duit KJP untuk Anak Mereka

News | Senin, 07 April 2014 | 13:52 WIB

4 Langkah Disdik DKI Jakarta Untuk Awasi Program KJP

4 Langkah Disdik DKI Jakarta Untuk Awasi Program KJP

News | Kamis, 03 April 2014 | 00:45 WIB

Jokowi Tindaklanjuti Temuan ICW Soal Dugaan Penyimpangan Dana KJP

Jokowi Tindaklanjuti Temuan ICW Soal Dugaan Penyimpangan Dana KJP

News | Rabu, 02 April 2014 | 23:11 WIB

Program KJP Andalan Jokowi, Tak Tepat Sasaran

Program KJP Andalan Jokowi, Tak Tepat Sasaran

News | Selasa, 01 April 2014 | 12:39 WIB

Terkini

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

×