Array

Kota "Pembunuh Yahudi" Ingin Ganti Nama

Liberty Jemadu Suara.Com
Rabu, 23 April 2014 | 11:36 WIB
Kota "Pembunuh Yahudi" Ingin Ganti Nama
Peta kota Castrillo Matajudios, Spanyol (Google Maps).

Suara.com - Warga sebuah kota kecil di Spanyol berencana menggelar pemungutan suara untuk mengganti nama kota mereka, yang dirasa sudah tidak relevan lagi dengan dunia modern.

Kota Castrillo Matajudios - yang jika diterjemahkan menjadi Castrillo Membunuh Orang Yahudi - yang mempunyai hanya 56 penduduk akan menggelar pemungutan suara pada 25 Mei mendatang, untuk mengganti nama kota tersebut.

Menurut Wali Kota Lorenzo Rodriguez jika warganya setuju untuk mengganti nama kota itu, mereka akan diberi pilihan untuk memberi nama baru pada kota tersebut, yakni Mota Judios atau Mota de Judios, yang artinya Bukit Orang Yahudi.

"Sekarang ketika orang mendengar Castrillo Matajudios, mereka akan bilang 'Desa yang luar biasa. Mereka pasti membunuh orang Yahudi di sana. Kalian pasti sudah membunuh orang Yahudi'," cerita Rodriguez.

Menurut Rodriguez kota itu dibangun pada 1035 ketika orang-orang Yahudi yang terusir dari tanah airnya memutuskan untuk mendirikan sebuah desa itu sebuah gunung, bukit, atau mota di daerah itu.

Mereka menetap di sana sampai 1492 ketika Raja Ferdinand dan Ratu Isabella yang merupakan penganut Katolik fanatik mengusir orang-orang Yahudi dari negara itu. Hanya mereka yang mau memeluk Katolik yang diizinkan tetap di Spanyol.

Kini dewan kota ingin agar digelar penelitian arkeologi di kota itu, untuk mempelajari peninggalan Yahudi di sana dan untuk menarik perhatian para wisatawan.

Tetapi menurut pakar arkeologi Angel Palomino, penelitian awal terhadap sejumah dokumen menunjukkan bahwa nama Castrillo Matajudios pertama kali muncul pada 1623.

"Dokumen itu menunjukkan bahwa terjadi beberapa pembunuhan orang Yahudi oleh orang dari luar kota itu, seperti yang terjadi di pemukiman Yahudi lain di Spanyol dan sebagian wilayah Eropa," kata Palomino.

Keturunan Yahudi di kota itu yang telah memeluk Katolik tampaknya ingin menekankan kesetiaan mereka kepada agama baru mereka saat terjadi konflik Protestan dengan Katolik di Eropa.

Para ilmuwan yakin ada sekitar 200.000 orang Yahudi yang tinggal di Spanyol sebelum pengusiran besar-besaran pada 1492. Yang menolak untuk pergi atau memeluk Katolik, dibakar hidup-hidup oleh pemerintah. (Washington Post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI