Tiga Korban Guru Paedofil di Sekolah Arab Saudi Bunuh Diri

Ruben Setiawan

Minggu, 27 April 2014 | 04:53 WIB
Tiga Korban Guru Paedofil di Sekolah Arab Saudi Bunuh Diri
William James Vahey, predator seks anak yang diburu FBI (gbi.gov).

Suara.com - Tiga korban pelecehan seksual dari William James Vahey, guru pengidap paedofil yang pernah mengajar di Jakarta Internasional School (JIS), melakukan bunuh diri setelah dilecehkan oleh sang guru. Tiga korban tersebut merupakan siswa Saudi Aramco Schools di Dhahran, Arab Saudi.

Hal itu terungkap dari kesaksian seorang perempuan asal Amerika yang dipanggil Alysia. Alysia mengaku pernah menjadi salah satu murid Vahey di Saudi Aramco Schools saat dirinya masih berusia 12 tahun. Vahey mengajar di sekolah tersebut sejak tahun 1980 hingga 1992.

"Ada tiga muridnya yang melakukan bunuh diri. Mereka pernah dilecehkan oleh dia (Vahey). Saya tidak habis pikir lelaki ini masih mengajar anak-anak," kata Alysia saat diwawancarai Sky News.

Ketika ditanya apakah berita itu benar adanya atau hanya gosip, Alysia menegaskan bahwa dirinya yakin akan kebenarannya.

"Itu bukan gosip. Saya kenal orang-orang ini," kata Alysia.

Menurut Alysia, Vahey menunjukkan sikap tak pantas saat mengajar murid-muridnya.

"Saya pernah melihatnya melontarkan pernyataan tak pantas di depan kelas. Dia bercanda soal alat kelamin lelaki dan saya pikir hal itu tidak pantas bagi anak usia 12 tahun," kata Alysia.

Dia juga mengatakan bahwa guru tersebut memiliki "sejumlah murid laki-laki favorit". Menurut Alysia, Vahey memberikan bantuan dan nilai lebih baik kepada murid-murid tersebut.

Kendati begitu, Alysia mengaku tidak sadar akan kelakuan tak wajar Vahey saat masih bersekolah. Alysia baru mendengar cerita soal Vahey dalam sebuah reuni sekolah.

"(Cerita) itu muncul setelah kami meninggalkan Arab Saudi, pada sebuah reuni semua orang membicarakan tentang "Bill Vahey" dan kelakuannya kepada siswa-siswa lelaki," kata Alysia.

Vahey mulai mengajar di sekolah swasta di Tehran American School, Iran, pada 1972. Dia terakhir kali mengajar di American Nicaraguan School, di Pista Suburbana, Managua, Nikaragua sampai Agustus 2013 sampai 11 Maret kemarin.

Lelaki itu tewas bunuh diri pada 13 Maret, setelah pembantunya melaporkan foto-foto yang ditemukan di dalam flashdisk itu.

Ketika diperiksa FBI, Vahey mengaku melecehkan anak-anak sepanjang hidupnya dan dia mengaku memberikan anak-anak pil tidur sebelum dilecehkan. Di JIS, Vahey juga pernah mengajar selama sekitar 10 tahun yaitu pada tahun 1992 hingga 2002. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tersangka Kasus Sodomi di JIS Tewas Bunuh Diri

Tersangka Kasus Sodomi di JIS Tewas Bunuh Diri

News | Sabtu, 26 April 2014 | 23:26 WIB

Polisi: Pelaku Tunggu Kesempatan Tepat untuk Sodomi Korban lagi

Polisi: Pelaku Tunggu Kesempatan Tepat untuk Sodomi Korban lagi

News | Sabtu, 26 April 2014 | 21:46 WIB

Afriska Sempat Memukul Korban Sodomi di JIS

Afriska Sempat Memukul Korban Sodomi di JIS

News | Sabtu, 26 April 2014 | 19:59 WIB

Afriska Bantu Buka Celana Murid JIS Saat akan Disodomi

Afriska Bantu Buka Celana Murid JIS Saat akan Disodomi

News | Sabtu, 26 April 2014 | 18:57 WIB

Murid TK JIS Disodomi Berkali-kali, Tersangkanya Enam Orang

Murid TK JIS Disodomi Berkali-kali, Tersangkanya Enam Orang

News | Sabtu, 26 April 2014 | 18:37 WIB

Terkini

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:31 WIB

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:57 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:34 WIB