Buku Harian Emon Ditemukan

Ardi Mandiri

Kamis, 08 Mei 2014 | 09:34 WIB
 Buku Harian Emon Ditemukan
Ilustrasi buku harian (shutterstock)

Suara.com - Polres Sukabumi Kota menemukan buku catatan harian, AS alias Emon, tersangka kasus dugaan sodomi terhadap ratusan anak. Dalam buku tersebut diduga terdapat catatan nama-nama korban.

"Benar kami baru saja menemukan buku harian milik Emon yang selama ini dicari-cari. Saat ini kami masih mempelajari isi dari buku harian itu, apakah benar Emon menulis nama korban-korbannya," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP, Hari Santoso, kepada wartawan, Rabu (7/5/2014) kemarin.

Tetapi, lanjut Hari, untuk sementara waktu, buku tersebut belum bisa diperlihatkan. Sebab pihaknya masih mempelajari untuk mengungkap apa saja isi catatan Emon yang dituangkan dalam buku hariannya itu.

"Jika sudah dipelajari dan diketahui apa saja catatan Emon dalam buku itu, kami segera menyampaikan kepada media," katanya.

Diharapkan, buku catatan Emon bisa menambah bukti baru dalam penyelidikan kasus dugaan sodomi ini. "Kita tunggu saja apakah nanti malam atau besok buku harian itu dibeberkan kepada media setelah tim penyidik mempelajari isi catatan harian Emon yang dituangkan dalam buku itu," tambahnya.

Sementara itu, Emon mengakui bahwa dirinya kerap menuliskan nama-nama korbannya setelah melakukan perbuatan bejatnya. Baik hanya ketika dia hanya meraba, merayu, bahkan sampai sodomi.

"Iya saya suka mencatat nama-nama anak yang telah saya 'kerjai' di buku harian saya. Buku itu saya simpan di atas televisi di rumah," kata Emon.

Setelah menemukan buku catatan harian Emon, polisi sampai saat ini juga masih melakukan pencarian terhadap dua pelaku lainnya yang diduga melakukan kejahatan seksual kepada anak-anak.

"Untuk identitas kedua pelaku tersebut sudah didapat oleh pihak kepolisian dan ternyata keduanya adalah tetangga tersangka Emon," tambah Hari.

Adapun hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian, terungkap, sebanyak 18 anak mengalami kejahatan seksual dengan cara disodomi. Sementara 33 lainnya dilecehkan dengan cara diraba-raba bagian sensitifnya, serta harus memegang alat kelamin Emon.

"Kemudian, 10 anak baru sampai dirayu, satu anak dianiaya tersangka karena menolak permintaannya dan 51 anak lainnya yang melapor hanya kekhawatiran dari orang tuanya saja yang takut anaknya ikut menjadi korban Emon," ungkap Hari.

Seperti diketahui, kasus Emon terungkap setelah orangtua salah satu korban melaporkan dugaan tindakan sodomi terhadap anaknya yang berusia 11 tahun. Kasus itu diduga dilakukan Emon di salah satu tempat pemandian di Sukabumi.

Setelah penelusuran, ternyata, Emon diduga telah berkali-kali melakukan tindakan bejatnya. Korbannya, kini diduga mencapai ratusan. Emon tidak bertindak sendiri. Diduga ada dua tersangka lain, yang hingga kini masih buron. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rahasia Emon Bujuk Anak-anak Supaya Mau Layani Nafsu Setan

Rahasia Emon Bujuk Anak-anak Supaya Mau Layani Nafsu Setan

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 10:25 WIB

Emon: Saya Tak Tertarik dengan Lelaki atau Perempuan Dewasa

Emon: Saya Tak Tertarik dengan Lelaki atau Perempuan Dewasa

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 09:50 WIB

 Emon Bantah Punya Ilmu Terbang dan Lari Cepat

Emon Bantah Punya Ilmu Terbang dan Lari Cepat

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 09:45 WIB

Polda Jabar Kejar Pelaku yang Menyodomi Emon

Polda Jabar Kejar Pelaku yang Menyodomi Emon

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 05:15 WIB

PBNU Minta Pelaku Sodomi Dihukum Berat

PBNU Minta Pelaku Sodomi Dihukum Berat

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 02:00 WIB

Kasus Sodomi, JIS Diminta Fasilitasi Pertemuan dengan Orang Tua Murid

Kasus Sodomi, JIS Diminta Fasilitasi Pertemuan dengan Orang Tua Murid

News | Rabu, 07 Mei 2014 | 18:07 WIB

Polda Hanya Dapat "Fotocopy" Foto Anak JIS, Kepala Sekolah akan Dipanggil Lagi

Polda Hanya Dapat "Fotocopy" Foto Anak JIS, Kepala Sekolah akan Dipanggil Lagi

News | Rabu, 07 Mei 2014 | 16:31 WIB

 Psikolog Bantu Tangani Kasus Sodomi di Pekanbaru

Psikolog Bantu Tangani Kasus Sodomi di Pekanbaru

News | Rabu, 07 Mei 2014 | 09:14 WIB

 Polisi Bakal Tembak Begal Pantura

Polisi Bakal Tembak Begal Pantura

News | Rabu, 07 Mei 2014 | 09:06 WIB

Ditangkap Saat Mabuk, Pengemudi Ini Coba Suap Polisi dengan Bir

Ditangkap Saat Mabuk, Pengemudi Ini Coba Suap Polisi dengan Bir

News | Rabu, 07 Mei 2014 | 08:12 WIB

Terkini

Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan

Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan

Sulsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:26 WIB

PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS

PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS

Jakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran

Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:22 WIB

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

Jakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:15 WIB

×