SBY Jawab Wacana Demokrat Bangun Poros Baru

Siswanto

Jum'at, 16 Mei 2014 | 17:58 WIB
SBY Jawab Wacana Demokrat Bangun Poros Baru
Ketua Majelis Tinggi/Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Dalam pidato penyampaian hasil Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, Ketua Majelis Tinggi yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyinggung wacana berkoalisi dengan Partai Golkar atau partai lain untuk membangun poros baru dalam Pemilu Presiden 2014.

“Ada teori, kan masih ada Demokrat – Golkar atau dengan partai lain, lalu duduk bersama, satukan pikiran, kemudian menyepakati untuk tetapkan pasangan baru,” kata SBY.

Namun, kata SBY, proses politik untuk membangun koalisi baru tidak mudah dilaksanakan dan panjang waktunya. Pasalnya, kata SBY, nanti partai-partai akan mengutamakan kepentingan masing-masing.

Lalu, SBY menceritakan pengalamannya ketika Partai Demokrat memenangkan Pemilu 2004 dan Pemilu 2009. Ketika SBY maju menjadi capres dan harus memilih cawapres, itu prosesnya sangat ketat.

“Haruslah diambil dengan perhitungan yang cermat,” katanya.

SBY menambahkan untuk membangun poros Partai Demokrat tentu semua partai pesertanya harus memiliki kehendak untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat. SBY mengatakan Demokrat tidak mungkin mau berkoalisi dengan kekuatan yang tidak mempunyai kehendak apapun untuk berjuang bersama Demokrat.

SBY menekankan untuk membuat koalisi baru semua pesertanya harus betul-betul memiliki platform yang sama, memiliki sasaran pembangunan lima tahun mendatang, termasuk kebijakan, serta solusi yang harus diambil.

“Saya sungguh mengetahui karena hampir 10 tahun memimpin negara. Tahu masalah dan tantangan. Tahu aspirasi kehendak rakyat, batas kemampuan yang bisa dilakukan pemerintah,” kata SBY.

“Manakala Demokrat tidak yakin bahwa bila semua itu tidak sesuai, maka tidak bisa begitu saja dukung koalisi,” katanya.

Partai Demokrat merupakan partai pemenang pemilu dua kali berturut-turut, 2004 dan 2009. Namun kalah di Pemilu 2014. Partai ini hanya meraih suara 10,19 persen di Pemilu Legislatif atau jauh dari asumsi. Artinya, Demokrat tidak bisa mengusung pasangan capres-cawapres sendirian. Ia harus berkoalisi.

Keputusan koalisi Partai Demokrat baru akan ditentukan pada 18 Mei 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY: Demokrat Tak Bisa Berbuat Banyak

SBY: Demokrat Tak Bisa Berbuat Banyak

News | Jum'at, 16 Mei 2014 | 15:05 WIB

Di Tengah Kegalauan, SBY Umumkan Hasil Konvensi Capres Demokrat Hari Ini

Di Tengah Kegalauan, SBY Umumkan Hasil Konvensi Capres Demokrat Hari Ini

News | Jum'at, 16 Mei 2014 | 07:34 WIB

Dino Patti Djalal akan Syukuri Apapun Hasil Konvensi Partai Demokrat

Dino Patti Djalal akan Syukuri Apapun Hasil Konvensi Partai Demokrat

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 09:19 WIB

Terkini

Toxic Positivity di Tempat Kerja: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Toxic Positivity di Tempat Kerja: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:29 WIB

Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!

Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:21 WIB

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Video | Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

×