SDA Tersangka, Elektabilitas Prabowo-Hatta Tidak Terpengaruh

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2014 | 10:16 WIB
SDA Tersangka, Elektabilitas Prabowo-Hatta Tidak Terpengaruh
Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Hatta Rajasa. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Penetapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus korupsi peyelenggaraan haji tidak akan mempengaruhi elektabilitas atau tingkat keterpilihan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Partai Persatuan Pembangunan merupakan salah satu partai politik yang mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam pemilu presiden nanti. Parpol lain yang juga mendukung pasangan tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Bulan Bintang.

“Elektabilitas tidak ada hubungannya dengan penetapan SDA sebagai tersangka,” kata Ketua DPP Partai Amanat Nasional Tjatur Sapto Edy kepada suara.com melalui pesan pendek, Jumat (23/5/2014).

Hal senada diungkapkan Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Aunur Rofiq. Kata dia, pemilih pada pemilu presiden nanti hanya akan melihat figur capres-cawapres dan bukan kepada parpol pendukung.

“Figur yang menonjol saat ini kan dua capres itu, Joko Widodo dan Prabowo. Jadi masyarakat tidak terlalu mempermasalahkan parpol yang mendukung. Karena itu, penetapan SDA sebagai tersangka tidak akan berpengaruh terhadap elektabilitas Prabowo-Hatta,” kata Aunur.

Kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji. Dugaan korupsi terkait pengadaan akomodasi haji di departemen agama tahun anggaran 2012-213.

“Sudah naik ke penyidikan dengan SDA (Suryadharma Ali) dan kawan-kawan sebagai tersangka,” kata Busyro Muqqodas.

Kasus ini mulai diselidiki KPK sejak Januari 2014, terkait dugaan penyelewengan penyelenggaraan haji, termasuk pengadaan pemondokan dan katering bagi jamaah haji. Sebelumnya, pada periode haji 2013, KPK sudah menurunkan tim untuk menyelidiki langsung laporan kejanggalan penggunaan dana haji. KPK menyebut nilai dana haji sebesar Rp1 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP Siapkan Bantuan Hukum untuk Suryadharma Ali

PPP Siapkan Bantuan Hukum untuk Suryadharma Ali

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 10:07 WIB

Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres-Cawapres Diserahkan ke KPU Malam Ini

Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres-Cawapres Diserahkan ke KPU Malam Ini

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 09:44 WIB

Waktu Pemeriksaan Kesehatan Prabowo-Hatta Akan Lebih Lama

Waktu Pemeriksaan Kesehatan Prabowo-Hatta Akan Lebih Lama

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 09:24 WIB

Prabowo-Hatta ke RSPAD Lebih Awal, KPU: "Treatment" Sama

Prabowo-Hatta ke RSPAD Lebih Awal, KPU: "Treatment" Sama

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 09:13 WIB

KPK: Penyelidikan Korupsi Haji Tidak Berhenti di SDA

KPK: Penyelidikan Korupsi Haji Tidak Berhenti di SDA

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 09:11 WIB

ICW: Korupsi Haji Diduga Melibatkan Komisi Agama DPR

ICW: Korupsi Haji Diduga Melibatkan Komisi Agama DPR

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 08:58 WIB

Tiga Ketum Parpol yang Jadi Pesakitan

Tiga Ketum Parpol yang Jadi Pesakitan

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 08:41 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB