ICW: Korupsi Haji Diduga Melibatkan Komisi Agama DPR

Doddy Rosadi

Jum'at, 23 Mei 2014 | 08:58 WIB
ICW: Korupsi Haji Diduga Melibatkan Komisi Agama DPR

Suara.com - Lembaga antikorupsi ICW meminta Komisi Pemberantasan Korupsi tidak berhenti hanya pada penetapan tersangka kepada Menteri Agama Suryadharma Ali dalam membongkar kasus korupsi penyelenggaraan haji.

Wakil Koordinator ICW Ade Irawan menduga, korupsi penyelenggaran haji melibatkan sejumlah pihak seperti Komisi Agama DPR dan juga rekanan. Karena itu, ICW meminta KPK juga memintai keterangan dari sejumlah anggota Komisi Agama DPR untuk menuntaskan kasus korupsi tersebut.

“Penetapan SDA sebagai tersangka bisa dijadikan pintu masuk untuk membongkar praktik korupsi di Kementerian Agama. Proyek ini kan melibatkan sejumlah pihak di birokrasi mulai dari pejabat di Kementerian Agama , Komisi Agama di DPR serta rekanan di dalam dan luar negeri,” kata Ade ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (23/5/2014).

Ade menambahkan, ICW setiap tahun selalu memberikan laporan kepada KPK tentang dugaan korupsi dalam proyek penyelenggaraan haji. Namun, baru kali ini KPK menindaklanjuti laporan tersebut.

Sebelum Suryadharma Ali menjadi Menteri Agama, kata Ade, ICW juga melaporkan dugaan korupsi yang dilakukan Menteri Agama ketika itu Maftuh Basyuni ke KPK. Namun, laporan tersebut juga tidak ditindaklanjuti.

Kata dia, apabila tidak ada perubahan dalam penyelenggaraan haji, maka bukan tidak mungkin semua Menteri Agama di setiap pemerintahan akan masuk penjara karena kasus ini.

“Sekarang ini kan Kementerian Agama menjadi regulator, implementator dan evaluator. Sebaiknya peran regulator, implementator dan evaluator dipisah. ICW menyarankan agar pelaksanaan haji dilakukan oleh lembaga yang independen dan tidak lagi sepenuhnya dilakukan oleh Kementerian Agama,” tegas Ade.

Kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji. Dugaan korupsi terkait pengadaan akomodasi haji di departemen agama tahun anggaran 2012-213.

“Sudah naik ke penyidikan dengan SDA (Suryadharma Ali) dan kawan-kawan sebagai tersangka,” kata Busyro Muqqodas.

Kasus ini mulai diselidiki KPK sejak Januari 2014, terkait dugaan penyelewengan penyelenggaraan haji, termasuk pengadaan pemondokan dan katering bagi jamaah haji. Sebelumnya, pada periode haji 2013, KPK sudah menurunkan tim untuk menyelidiki langsung laporan kejanggalan penggunaan dana haji. KPK menyebut nilai dana haji sebesar Rp1 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Ketum Parpol yang Jadi Pesakitan

Tiga Ketum Parpol yang Jadi Pesakitan

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 08:41 WIB

SDA Diminta Tiru Andi Mallarangeng, Mundur dari Kabinet

SDA Diminta Tiru Andi Mallarangeng, Mundur dari Kabinet

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 08:19 WIB

SDA Jadi Tersangka, SBY Belum Tentukan Sikap

SDA Jadi Tersangka, SBY Belum Tentukan Sikap

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 06:49 WIB

Suryadharma Ali Disarankan Mundur Sebagai Menag

Suryadharma Ali Disarankan Mundur Sebagai Menag

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 03:10 WIB

Prabowo Terkejut Suryadharma Ali Jadi Tersangka

Prabowo Terkejut Suryadharma Ali Jadi Tersangka

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 01:07 WIB

Dugaan Korupsi Dana Haji, KPK: Prihatin, Ini Kan Wilayah Suci

Dugaan Korupsi Dana Haji, KPK: Prihatin, Ini Kan Wilayah Suci

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 21:29 WIB

Terkini

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:40 WIB

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 11:39 WIB

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:33 WIB

Pestapora 2026 Makin Nyaman, Ada Cicilan 0% dari BRI Kartu Kredit

Pestapora 2026 Makin Nyaman, Ada Cicilan 0% dari BRI Kartu Kredit

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:32 WIB

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:31 WIB

×