JIS Minta Klarifikasi KPAI Terkait 4 Guru Terlibat

Achmad Sakirin | Suara.com

Jum'at, 13 Juni 2014 | 11:34 WIB
JIS Minta Klarifikasi KPAI Terkait 4 Guru Terlibat
Kuasa hukum guru Jakarta International School (JIS) Hotman Paris. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Kuasa hukum Jakarta International School (JIS) Hotman Paris, Kepala Sekolah JIS Elsa Donohue, staf JIS Niel Bantleman dan sejumlah orang tua murid JIS mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi KPAI atas pernyataannya yang menyebut empat guru JIS terlibat kasus kekerasan seksual.

"Ini semacam somasi halus," kata Hotman, saat tiba di Kantor KPAI, Jakarta, Jumat (13/6/2014).

Hotman mengatakan, KPAI lewat sekretarisnya Erlinda, mengatakan di media bila empat orang guru JIS terlibat pelecehan. Hotman pun meminta supaya ada klarifikasi dari pernyataan ini.

"Apakah memang ada bukti? apa sudah dilakukan investigasi? Kalau memang ada, kita ingin tahu. Karena apa yang diungkapkan ini sudah berkembang dan menjadi opini masyarakat," tutur Hotman.

Dia menegaskan, kasus ini memang tengah bergulir dan tersangka dalam kasus ini adalah orang pribumi yang merupakan bukan guru JIS.

"Tersangka untuk kasus ini adalah pribumi dan bukan guru," tutur Hotman.

Sementara itu, Neil Bantleman warga negara Kanada yang menjadi staf JIS mengatakan, bila tidak ada buktinya, KPAI diminta untuk mencabut pernyataannya dan membersihkan nama empat guru JIS yang dimaksud. Sebab, pernyataan ini membuat karir guru JIS ini terhambat.

"Kami ingin mengembalikan nama kami dan kami ingin mengajar kembali. Kalau tidak ada bukti kami minta dikembalikan nama baik kami," kata Neil.

Perwakilan orang tua murid yang hadir, Mamay Sauren, juga mengatakan tidak percaya dengan pernyataan KPAI. Dia yang menyekolahkan dua anaknya di JIS percaya bila kualitas pendidik di JIS sudah cukup baik.

"Sekarang ceritaya guru-guru JIS terlibat. Saya terkejut. Saya yang setiap hari hadir di JIS terkejut. Karena saya tahu mereka (guru JIS) adalah orang baik. JIS itu mencintai anak. Saya yakin," tutur Mamay.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Guru JIS Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda

Guru JIS Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda

News | Kamis, 12 Juni 2014 | 13:53 WIB

Disodomi Guru JIS, OC Kaligis: Anak-anak Tidak Bohong

Disodomi Guru JIS, OC Kaligis: Anak-anak Tidak Bohong

News | Rabu, 11 Juni 2014 | 14:27 WIB

Polisi Segera Periksa 4 Guru JIS

Polisi Segera Periksa 4 Guru JIS

News | Selasa, 10 Juni 2014 | 14:18 WIB

Polisi Duga 4 Guru JIS Terlibat Kekerasan Seksual

Polisi Duga 4 Guru JIS Terlibat Kekerasan Seksual

News | Senin, 09 Juni 2014 | 20:21 WIB

Polisi Terima Laporan Kekerasan Seks JIS Libatkan Guru

Polisi Terima Laporan Kekerasan Seks JIS Libatkan Guru

News | Senin, 09 Juni 2014 | 17:24 WIB

Polisi Minta Imigrasi Tunda Deportasi Guru JIS

Polisi Minta Imigrasi Tunda Deportasi Guru JIS

News | Senin, 09 Juni 2014 | 13:15 WIB

Terkini

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:02 WIB