Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

Bella

Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:51 WIB
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
Ilustrasi begal. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya sedang menyelidiki jaringan di balik maraknya aksi begal melalui analisis forensik digital terhadap ratusan telepon genggam.
  • Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah terdapat aktor intelektual atau skema tertentu di balik meningkatnya kejahatan jalanan tersebut.
  • Kepolisian juga mendalami potensi penyebaran informasi hoaks di media sosial yang sengaja menciptakan keresahan di tengah masyarakat Jakarta.

Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau skema tertentu di balik maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan yang belakangan ramai terjadi di Jakarta dan wilayah penyangga. Pendalaman dilakukan melalui analisis digital forensik terhadap ratusan telepon genggam milik pelaku maupun penadah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan pihaknya saat ini tidak hanya fokus menangkap pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan aktor lain di balik meningkatnya kejahatan jalanan.

“Dari data statistik kami yang saat ini kami lakukan kajian, memang beberapa model kejahatan mengalami peningkatan sebagaimana tadi kami sampaikan di awal rilis. Oleh karena itu kami melakukan pembentukan tim pemburu begal tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers Penanganan Kasus Tindak Pidana 3C, Jumat (22/5/2026).

Ia mengatakan penyidik sedang melakukan pemeriksaan laboratorium digital terhadap barang bukti elektronik yang diamankan.

“Saat ini kami sedang melakukan pendalaman terhadap jaringan yang ada di atas para pelaku tersebut. Begitupun juga kami sedang melakukan uji laboratoris terhadap seluruh gawai atau handphone yang digunakan oleh para pelaku yang terindikasi,” katanya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan forensik digital nantinya akan menentukan apakah terdapat indikasi lain di luar tindak kriminal biasa.

“Mudah-mudahan nanti dari hasil laboratorium forensik digital Polri, kita bisa memperoleh informasi yang lebih mendalam di dalam proses pengembangan kami apakah ada indikasi lain selain dari kejahatan murni yang saat ini sudah kami lakukan pengungkapan,” lanjutnya.

Pernyataan itu sekaligus menjawab pertanyaan awak media terkait dugaan adanya “agenda besar” atau skenario tertentu di balik maraknya aksi begal yang terjadi secara masif dalam beberapa bulan terakhir.

Dirreskrimum Iman mengungkapkan hampir 200 ponsel milik pelaku dan penadah saat ini sedang dianalisis oleh laboratorium digital forensik Polri.

baca juga

“Kami sedang melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya upaya atau dugaan skema-skema lain selain dari adanya kejadian kejahatan di beberapa waktu belakangan ini. Mudah-mudahan kami berharap tidak menemukan itu. Tapi kalau kami menemukan informasi digital dari hasil laboratorium forensik digital Polri ini, kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Selain pendalaman digital, pihak kepolisian juga menyoroti masifnya penyebaran informasi soal begal di media sosial yang dinilai berpotensi memunculkan keresahan publik.

“Yang menarik adalah amplifikasi yang dilakukan di beberapa platform media sosial seolah-olah itu terjadi di seluruhnya di wilayah Jakarta Barat,” ujarnya.

Menurut dia, polisi kini mendalami apakah terdapat pihak tertentu yang sengaja membangun rasa takut di masyarakat melalui penyebaran konten kriminalitas.

“Apakah ada sesuatu hal yang mengamplifikasi untuk menghadirkan atau untuk memunculkan rasa takut atau keresahan di tengah-tengah masyarakat. Dan kami tidak akan membiarkan itu,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto turut mengungkap kasus seorang model dan MUA yang sempat mengaku menjadi korban begal melalui unggahan media sosial. Polisi memastikan informasi tersebut hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:01 WIB

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?

Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?

Entertainment | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:00 WIB

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:25 WIB

Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat

Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:02 WIB

DPR Bantah Menteri HAM Soal Larangan Tembak Begal: Polisi Tak Boleh Ragu Bertindak

DPR Bantah Menteri HAM Soal Larangan Tembak Begal: Polisi Tak Boleh Ragu Bertindak

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:55 WIB

Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum

Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:30 WIB

Bau Amis 'Lokalisir' Kasus Andrie Yunus, Kuasa Hukum Desak Polda Metro Jaya Ambil Alih

Bau Amis 'Lokalisir' Kasus Andrie Yunus, Kuasa Hukum Desak Polda Metro Jaya Ambil Alih

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:22 WIB

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:05 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×