Ini Penjelasan Jokowi Soal Isu Transkrip Percakapan Mega dan Jaksa Agung

Siswanto

Kamis, 19 Juni 2014 | 11:21 WIB
Ini Penjelasan Jokowi Soal Isu Transkrip Percakapan Mega dan Jaksa Agung
Capres Jokowi berkunjung ke Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/6). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo, menganggap isu rekaman dan transkrip percakapan antara Megawati Soekarnoputri dan Jaksa Agung Basrief Arief tentang penanganan kasus korupsi pengadaan bus Transjakarta, sebagai hal yang tidak masuk akal.

"Kok bisa? Logikanya darimana? Gak masuk logika. Ada surat yang saya tanda tangani dikeluarin. Gila apa melakukan hal-hal kayak gitu," kata Jokowi di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (18/6/2014) malam.

Menurut Jokowi penyebaran isu tersebut merupakan bagian dari black campaign untuk membangun opini negatif di tengah masyarakat tentang dirinya.

Jokowi mengatakan karena dirinya dan JK tidak memiliki catatan buruk, lawan politiknya terus-menerus mencari celah yang bisa dimanfaatkan untuk menjatuhkan elektabilitasnya.

"Ya ndak usah diberitahulah. Kayak gitu sudah jelaslah. Dulu ndak mempan dengan tanda tangan, sekarang pakai suara gantian. Buat seperti itu kan gampang," katanya.

Jokowi menyebut orang-orang yang menciptakan isu tersebut adalah dari kalangan yang tidak berkompeten.

Kendati isu tersebut dianggap fitnah, Jokowi dan tim tidak akan langsung melaporkannya ke polisi, melainkan akan mempelajarinya terlebih dahulu.

"Itu dikeluarkan sama orang yang tidak berkompeten. Jurusnya beda-beda, tapi tidak berdasar. Karena ini ndak mempan, dicari yang mempan mana, gitu aja. Ya, biar nanti kita pelajari oleh tim hukum kita," kata Jokowi.

Walaupun belum mendapat pengaduan, Jokowi berharap polisi pro-aktif dalam merespon kasus tersebut.

"Ya memang harus tegas, orangnya sudah jelas. Nanti tinggal kita anukan ke aparatnya saja. Ndak ada klarifikasi-klarifikasian, pidananya sudah jelas," kata Jokowi di Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014).

Isu transkrip rekaman percakapan menjadi perhatian setelah Faizal Assegaf dari Ketua Progres 98 mengaku telah menerima bocoran transkrip rekaman pembicaraan antara Jaksa Agung dan petinggi PDI Perjuangan yang isinya minta kejaksaan tidak menyeret Jokowi sebagai tersangka kasus korupsi bus Transjakarta senilai Rp1,5 triliun.

Faizal mengaku rekaman dan transkrip percakapan telepon tersebut ia terima dari seorang utusan salah satu petinggi KPK pada 6 Juni 2014. Transkrip itu, kata Faizal, akan diserahkan kepada Kejagung untuk meminta klarifikasi.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto membantah pernyataan Faizal. Ia memastikan tidak ada rekaman maupun transkrip hasil penyadapan KPK yang keluar. Ia menilai pernyataan Faizal tidak masuk akal.

"Sistem law full intercept (penyadapan secara sah) yang dimiliki KPK-lah yang menjaga akuntabilitas proses perekaman. Itu sebabnya info soal rekaman yang berasal dari KPK atau pimpinan KPK itu sangat tidak logis, mendistorsi, dan memutarbalikkan akal sehat dan ditujukan hanya untuk menghancurkan kredibilitas pimpinan dan lembaga KPK saja," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dewan Pers: Tabloid "Obor Rakyat" Tak Beritikad Baik

Dewan Pers: Tabloid "Obor Rakyat" Tak Beritikad Baik

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 10:46 WIB

Komunitas KRL Laporkan Timses Jokowi-JK ke Bawaslu

Komunitas KRL Laporkan Timses Jokowi-JK ke Bawaslu

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 22:43 WIB

Elektabilitas Prabowo Meningkat Karena Anomali Kelas Menengah

Elektabilitas Prabowo Meningkat Karena Anomali Kelas Menengah

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 15:48 WIB

Warga Komentari Kemeja Jokowi yang Itu-itu Saja

Warga Komentari Kemeja Jokowi yang Itu-itu Saja

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 14:59 WIB

Terkini

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:06 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:57 WIB

BRI dan Kementerian Luar Negeri RI Perkuat Sinergi Dalam Menghadirkan Investasi Global

BRI dan Kementerian Luar Negeri RI Perkuat Sinergi Dalam Menghadirkan Investasi Global

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:52 WIB

BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi

BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:52 WIB

×