Buang Kotoran Anjing Sembarangan, Wali Kota Ini Mundur

Arsito Hidayatullah

Kamis, 19 Juni 2014 | 11:46 WIB
Buang Kotoran Anjing Sembarangan, Wali Kota Ini Mundur
Cuplikan video saat Dennis Kneier membuang kotoran hewan. (CCTV Philip Lao/file/LA Times)

Suara.com - Gara-gara tindakannya membuang bungkusan berisi kotoran anjing ke halaman salah seorang tetangganya, seorang wali kota akhirnya harus mundur dari jabatannya. Tentu saja, hal itu setelah tindakan "kurang ajar"-nya tersebut ketahuan oleh khalayak, tepatnya melalui rekaman CCTV yang beredar luas, hingga membuat marah warga kota.

Sosok Wali Kota San Marino (California) tersebut adalah Dennis Kneier, yang resmi menyampaikan pengunduran dirinya kepada para anggota Dewan Kota, Selasa (17/6/2014) lalu. Di dalam suratnya itu, sebagaimana dikutip BoingBoing dari Los Angeles (LA) Times, Rabu (18/6) waktu setempat, Kneier menyebut bahwa tindakannya pada 7 Juni lalu itu merupakan sebuah kecerobohan yang telah menimbulkan rasa malu.

"Saya bisa memahami kenapa masalah ini membuat banyak orang mempertanyakan kemampuanku memimpin Dewan (Kota)," tulis Kneier dalam suratnya. "Saya perlu meyakinkan Anda bahwa hal seperti ini tidak akan terjadi lagi," sambungnya.

"Pada saat bersamaan, kejadian ini terus menimbulkan rasa malu bagiku, juga bagi kota ini. Oleh karena itu, saya telah memutuskan untuk mundur dari jabatan Wali Kota," tegasnya.

Meski mundur dari jabatan, Kneier sendiri sebagaimana disebutkan dalam suratnya, masih akan menjadi anggota Dewan Kota. Dia memang masih memiliki masa tugas di sana sampai dengan November 2015 mendatang.

"Yakinlah bahwa cintaku terhadap Kota San Marino tidak berkurang, dan saya akan terus melakukan yang terbaik sebagai anggota Dewan Kota demi memenuhi tugas-tugas yang dibebankan padaku sejak saat dipilih, sekaligus demi memulihkan kepercayaan publik pada diriku," tambah Kneier.

Disebutkan oleh pihak pemerintah San Marino, Wakil Wali Kota Eugene Sun untuk sementara akan mengambil alih posisi dan tugas-tugas Kneier, hingga rapat Dewan Kota pada 27 Juni depan. Pada saat itulah, anggota Dewan Kota akan memilih Wali Kota yang baru.

"Ini telah menjadi hari-hari penuh tantangan bagi kota kita, dan kami sangat berharap bahwa dengan keputusan Kneier, serta dengan ekspresi penyesalannya secara publik maupun pribadi atas insiden itu, kita akan bisa memandang ke depan," tutur Sun pula dalam pernyataannya.

Pada pertemuan Dewan Kota San Marino, 11 Juni lalu, sekitar 100 orang warga kota tersebut turut hadir, di mana tuntutan mundurnya Kneier banyak disuarakan. Warga bahkan sudah memberi istilah untuk insiden tersebut, yakni "Poopgate". Sekadar catatan, Kepolisian San Marino sendiri telah menilang Kneier pada hari kejadian atas pelanggaran buang sampah sembarangan.

Kontroversi ini berawal ketika Philip Lao, salah seorang tetangga Kneier, menemukan bungkusan kecil berisi kotoran anjing itu di halaman depan rumahnya. Lao lalu melihat rekaman CCTV yang dimilikinya, yang segera memperlihatkan Kneier sebagai pelakunya. Video itu pun lantas diunggah Lao ke dunia maya dan segera menyebar luas.

Dalam satu kesempatan, Lao mengaku yakin kalau sang Wali Kota sengaja membuang kotoran itu ke halaman rumahnya, lantaran dia telah memasang tulisan "No Poop Zone" di sana, serta karena menentang usulan adanya Taman Khusus Anjing. Dalam pertemuan Dewan Kota pekan lalu pula, Lao menyatakan dirinya telah mengontak pengacara dan berencana menuntut pemerintah kota beserta Kneier.

Sejauh ini, setidaknya sampai Selasa (17/6) usai munculnya surat Kneier, LA Times menyebut belum bisa mendapatkan komentar dari Lao. Sementara itu Kneier dalam suratnya menyatakan bahwa dirinya telah meminta maaf kepada Lao, serta siap membayar denda atas tilang yang dikenakan kepadanya.

"(Tindakan) Itu tidak berperasaan, tidak menghargai orang lain, serta salah," tegas Kneier pula dalam suratnya. (LA Times)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:11 WIB

Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV

Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:11 WIB

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi

Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:53 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?

CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:01 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:42 WIB

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

×