Banyak Pelajar Kecanduan, Lokasi Transaksi Tramadol di Tanah Abang Bakal Dipasang CCTV

Muhamad Yasir

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Banyak Pelajar Kecanduan, Lokasi Transaksi Tramadol di Tanah Abang Bakal Dipasang CCTV
Sejumlah kelompok masyarakat melakukan unjuk rasa menolak maraknya peredaran obat-obatan keras berbahaya Tramadol di wilayah Tanah Abang, Jakarta pada Jumat (7/8/2026). [Suara.com/Alif]
baca 10 detik
  • Pemkot Jakarta Pusat akan memasang kamera CCTV di kawasan Tanah Abang untuk menekan peredaran Tramadol.
  • Wali Kota Arifin menyebut para pengedar beroperasi menyerupai pedagang asongan.
  • Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana menegaskan komitmen kepolisian untuk memperketat pengawasan dan menindak peredaran Tramadol.

Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan memasang kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi obat keras Tramadol di kawasan Tanah Abang. Langkah ini diambil untuk memperketat pengawasan sekaligus menekan maraknya peredaran obat ilegal yang meresahkan warga.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir peredaran obat keras secara ilegal.

Menurut dia, Tramadol hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter dan penyalahgunaannya dapat menimbulkan dampak serius, terutama bagi kalangan remaja.

"Banyak orang tua yang mengeluh anaknya terus menerus ketagihan minum tramadol tidak mau sekolah," kata Arifin kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

Sebagai upaya pemberantasan, Pemkot Jakarta Pusat akan memasang CCTV di lokasi-lokasi yang selama ini disinyalir menjadi lapak penjualan Tramadol.

"Sehingga pengawasan akan lebih efektif," jelas Arifin.

Deklarasi Warga Tanah Abang Pemberantasan Peredaran Tramadol Ilegal di Jakarta, Jumat, (7/8/2026). (Suara.com/Alif Bintang)
Deklarasi Warga Tanah Abang Pemberantasan Peredaran Tramadol Ilegal di Jakarta, Jumat, (7/8/2026). (Suara.com/Alif Bintang)

Menurut Arifin, para pengedar selama ini beroperasi secara terbuka di sepanjang Jalan Jembatan Tinggi dengan modus menyerupai pedagang kaki lima.

"Itu banyak sekali orang jual-jualan. Seperti orang jualan tisu. Kayak pedagang asongan," ungkapnya.

Meski demikian, Arifin mengingatkan seluruh pihak agar pemberantasan peredaran obat keras tetap dilakukan sesuai ketentuan hukum dan tidak disertai aksi main hakim sendiri.

baca juga

Komitmen serupa disampaikan Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana.

Ia menegaskan pemberantasan peredaran Tramadol membutuhkan kerja sama antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Mari bersama-sama untuk melakukan pemberantasan terhadap peredaran gelap narkoba," kata Mirzal.

Ia memastikan Polres Metro Jakarta Pusat akan terus memperketat pengawasan terhadap peredaran Tramadol, termasuk melakukan penindakan apabila ditemukan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan peredarannya.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Tanah Abang Deklarasi Perang Lawan Tramadol: Dijual Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak

Warga Tanah Abang Deklarasi Perang Lawan Tramadol: Dijual Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Tolak Peredaran Tramadol, Warga Gelar Aksi di Kawasan Tanah Abang

Tolak Peredaran Tramadol, Warga Gelar Aksi di Kawasan Tanah Abang

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:25 WIB

FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol

FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Terkini

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 12:46 WIB

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:45 WIB

RI Swasembada Beras, Mentan Klaim Efeknya Bikin Harga Global Anjlok hingga Petani Asing Demo

RI Swasembada Beras, Mentan Klaim Efeknya Bikin Harga Global Anjlok hingga Petani Asing Demo

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:39 WIB

Taylor Swift Raih Penghargaan Sutradara Musik Pertama Sepanjang Sejarah MTV VMA

Taylor Swift Raih Penghargaan Sutradara Musik Pertama Sepanjang Sejarah MTV VMA

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 12:38 WIB

4 Polisi di Solok Selatan Dipecat

4 Polisi di Solok Selatan Dipecat

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 12:34 WIB

Mark Siap Comeback Kedua Usai Tinggalkan NCT, Single Baru Rilis November!

Mark Siap Comeback Kedua Usai Tinggalkan NCT, Single Baru Rilis November!

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:30 WIB

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Hanung Bramantyo Bicara Pedas Insiden GKPI Rajeg: Saya dan Istri Dianggap Kafir Gara-gara Protes Toa

Hanung Bramantyo Bicara Pedas Insiden GKPI Rajeg: Saya dan Istri Dianggap Kafir Gara-gara Protes Toa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 12:25 WIB

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:24 WIB

×