Mubarok: Aksi Ruhut Malah Dicurigai Jokowi

Siswanto

Selasa, 24 Juni 2014 | 09:40 WIB
Mubarok: Aksi Ruhut Malah Dicurigai Jokowi
Politisi Ruhut Sitompul saat menyatakan dukungan bagi Jokowi-JK. [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Partai Demokrat tidak terkejut dengan langkah kadernya, Ruhut Sitompul, yang kini menyeberang dengan mendukung pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla.

"Ruhut kan biasa seperti itu. Selalu ngambil hal-hal yang beda, kami sama sekali tidak terkejut," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok kepada suara.com, Selasa (24/6/2014).

Mubarok mengatakan tidak ada pelanggaran berat organisasi yang dilakukan Ruhut, kecuali pelanggaran yang sifatnya etika saja. Soalnya, dalam Rapimnas Partai Demokrat terakhir, kader Demokrat sepakat hanya mendukung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa atau netral. Tidak ada satupun kader yang menyatakan mendukung Jokowi-JK.

"Begitu juga dengan Ruhut, waktu itu, ia juga tidak mendukung Jokowi-JK," kata Mubarok.

Namun, Ruhut tetaplah Ruhut. Menjelang pemilu presiden, tepatnya Senin (23/6/2014), ia deklarasi mendukung Jokowi-JK.

Bagi Mubarok, Ruhut hanya ingin nyentrik. "Dia biasa seperti itu," kata dia.

Langkah Ruhut, kata Mubarok, sama sekali tidak mempengaruhi Partai Demokrat.

Ketika ditanya apakah suara Partai Demokrat terbelah, Mubarok mengatakan, tidak. Menurut Mubarok kader Demokrat yang mendukung Jokowi hanya segelintir orang.

"Ruhut doang. Sama dulu ada yang dari Hanura itu. Tapi tidak ada gaungnya. Dan langkah Ruhut itu tidak dihargai oleh PDI Perjuangan. Bahkan, Jokowi malah bilang pasti ada sesuatunya. Ruhut malah dicurigai oleh Jokowi," kata Mubarok.

Adanya segelintir orang yang sekarang menjadi pendukung Jokowi, kata Mubarok, menunjukkan bahwa walaupun sikap partai netral, tapi kader tetap aktif.

Kemarin sore, Ruhut menegaskan sikap politiknya tidak melanggar etika apa-apa di partainya.

“Oh tidak, tidak ada yang saya langgar,” kata Ruhut.

Ruhut menambahkan saat dia mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-JK, tekanan dari partainya memang kuat. Namun, dia malah membandingkan dirinya dengan sejumlah politisi PD lainnya yang sudah lebih dulu mendeklarasikan diri.

“Sebelum saya ke Jokowi, kenapa mereka tidak pertanyakan Dahlan Iskan, Anies Baswedan, TB Silalahi, Suaidi Marasabessy, Sinyo Sarundajang, Endriartono? Tapi kenapa giliran Ruhut ramai? Rupanya mereka sadar kalau Ruhut tokoh nasional,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Kami Bicara Konkrit, Masyarakat Jadi Lebih Paham

Jokowi: Kami Bicara Konkrit, Masyarakat Jadi Lebih Paham

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 09:07 WIB

Prabowo Percayakan Saksi TPS kepada Kader PKS

Prabowo Percayakan Saksi TPS kepada Kader PKS

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 07:56 WIB

Mahfud MD: Secara Psikologis Prabowo-Hatta Sudah Menang

Mahfud MD: Secara Psikologis Prabowo-Hatta Sudah Menang

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 06:52 WIB

Terkini

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 08:11 WIB

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

×