Khofifah: Revolusi Mental Jokowi Tak Berkaitan dengan PKI

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 04 Juli 2014 | 05:33 WIB
Khofifah: Revolusi Mental Jokowi Tak Berkaitan dengan PKI
Khofifah Indar Parawansa. [Antara/Rudi Mulya]

Suara.com - Juru bicara pasangan capres Joko Widodo (Jokowi) dan cawapres Jusuf Kalla (JK), Khofifah Indar Parawansa, mengatakan revolusi mental yang diusung Jokowi dalam istilah Islam sama dengan hijrah atau berpindah dari keadaan yang buruk ke keadaan yang lebih baik.

"Revolusi mental itu maksudnya hijrah dari jalan kegelapan menuju jalan kebenaran. Jadi, tak ada kaitannya dengan PKI," kata Khofifah di Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/7/2014) malam.

"Jadi, Pak Joko Widodo mengajak semua elemen bangsa ini hijrah dari keburukan ke kebaikan," tandas Khofifah.

Menurut Khofifah, salah satu penyebab banyak pejabat yang terjerat kasus korupsi adalah karena larut dalam gaya hidup mewah, sehingga mendorong yang bersangkutan melakukan perbuatan melanggar hukum.

"Karena itulah, kesederhanaan seorang pemimpin itu penting," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Khofifah mengatakan Jokowi-JK adalah tokoh yang sederhana, bertindak dan berbicara apa adanya, bukan karena ada apa-apanya.

"Kami memilih pemimpin yang antara ucapan dan perbuatannya sama. Dan itu ada pada Pak Joko Widodo-Jusuf Kalla," tuturnya.

Ia pun menyeru agar segala bentuk kampanye hitam dihentikan karena tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat.

"Seharusnya kita beradu keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif para calon, bukan malah memproduksi fitnah," katanya.

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan calon presiden-wakil presiden, yakni calon nomor urut satu Prabowo Subianto dengan Hatta Rajasa dan calon nomor urut dua Joko Widodo dengan M Jusuf Kalla. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Imbau Petani Agar Tak Jual Sawah

Jokowi Imbau Petani Agar Tak Jual Sawah

News | Jum'at, 04 Juli 2014 | 00:31 WIB

Selebriti Jadikan Hashtag #AkhirnyaMilihJokowi Terpopuler Dunia

Selebriti Jadikan Hashtag #AkhirnyaMilihJokowi Terpopuler Dunia

Entertainment | Kamis, 03 Juli 2014 | 23:47 WIB

Ini Kata Jokowi Soal Putusan Pilpres Satu Putaran

Ini Kata Jokowi Soal Putusan Pilpres Satu Putaran

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 23:11 WIB

Jokowi Dapat Gelar Kehormatan "Ki Jaka Winata"

Jokowi Dapat Gelar Kehormatan "Ki Jaka Winata"

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 22:30 WIB

Jokowi Targetkan Raih 60 Persen Suara di Jabar

Jokowi Targetkan Raih 60 Persen Suara di Jabar

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 21:58 WIB

Organisasi Sayap PDI Perjuangan Ingin Rebut Suara PKS di Jabar

Organisasi Sayap PDI Perjuangan Ingin Rebut Suara PKS di Jabar

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 20:29 WIB

Terkini

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB