Komunitas Nelayan Pantura Pastikan Dukung Jokowi-JK

Laban Laisila

Minggu, 06 Juli 2014 | 18:44 WIB
Komunitas Nelayan Pantura Pastikan Dukung Jokowi-JK
Foto selfie pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Twitter @Pak_JK)

Suara.com - Komunitas nelayan dan petani Kabupaten Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat, terus memantapkan dukungan mereka kepada Jokowi-JK.

Salah seorang komunitas nelayan Dedy Aryanto kepada wartawan di Cirebon, Minggu (6/7/2014) mengatakan, sejumlah komunitas relawan pendukung Jokowi-JK terus memantapkan dukungan mereka tersebut nelayan, mereka berjanji akan memilih pasangan nomor urut dua, karena berbagai visi dan misinya segaris dengan keinginan nelayan Pantura.

Berbagai kegiatan sebelumnya dilakukan seperti membersihkan jalan sambil memberikan arahan dan ajakan kepada simpatisan Jokowi-JK, do'a bersama untuk kemenangan pasangan nomor urut dua.

Jokowi-JK dinilai para nelayan Cirebon dan Indramayu sosok sederhana, merakyat, yakin mampu memberikan solusi atasi kesulitan nelayan yang selama ini membebani mereka, seperti mahalnya modal melaut.

Ribuan nelayan siap untuk memenangkan Jokowi-JK mereka sudah mendeklarasikan dukungannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan dukungan penuh diberikan warga Indramayu.

Rusmanto salah seorang nelayan di Cirebon, menuturkan, nelayan dan petani Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang tergabung dalam relawan Gerakan Nelayan Petani Indonesia (Ganti Pantura) siap mendukung dan memenangkan Jokowi-JK.

Dia menegaskan, gagasan dan ide Jokowi-JK segaris dengan keinginan nelayan dan petani di Kabupaten Cirebon, mereka berharap potensi kelautan dan lahan pertanian bisa tergali.

Dikatakannya, selama ini nasib nelayan dan petani di Indonesia masih butuh bantuan karena kehidupan mereka kurang mampu, harapannya kebijakan Jokowi-JK bisa merubah.

Mereka mengucapkan janji dan sumpah bersama, kata dia, untuk mendukung Jokowi-JK, supaya menang dalam pemilihan Presiden 2014.

Sementara itu komunitas nelayan di Indonesia siap mendukung Jokowi-JK, kini mereka membentuk Gerakan Nelayan Sahabat Jokowi-JK.

Ketua Gernas JKW-JK, Ono Surono di Cirebon, menuturkan, Jokowi-JK yakin mampu mengangkat kesejahteraan para nelayan, sehingga kesempatan memberikan dukungan menjadi presiden tepat untuk mengubah nasib mereka.

Gernas Jokowi-JK didukung tokoh nelayan seperti Suherman nelayan Gebang Kabupaten Cirebon, DPD HNSI Jawa Barat, DPC HNSI Karawang, Bekasi, Subang, Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Pangandaran dan Garut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo: Hari Tenang, Ya Harus Tenang

Prabowo: Hari Tenang, Ya Harus Tenang

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 18:28 WIB

Pengamat: Demokrat Tidak Akan Konsisten Dukung Prabowo

Pengamat: Demokrat Tidak Akan Konsisten Dukung Prabowo

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 18:17 WIB

KPU Cianjur Kekurangan 5.000 Surat Suara

KPU Cianjur Kekurangan 5.000 Surat Suara

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 17:56 WIB

SBY: Laporkan TNI dan Polisi yang Tidak Netral kepada Saya!

SBY: Laporkan TNI dan Polisi yang Tidak Netral kepada Saya!

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 17:40 WIB

Terkini

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×