Kader Alihkan Dukungan, Poempida Salahkan Golkar Tak Ajukan Capres

Laban Laisila

Minggu, 06 Juli 2014 | 20:54 WIB
Kader Alihkan Dukungan, Poempida Salahkan Golkar Tak Ajukan Capres
Poempida Hidayatulloh saat Deklarasi Seknas Jokowi-JK Pro TKI di Jakarta, Kamis (29/5). [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Bekas politisi Partai Golkar yang juga salah satu tim sukses Jokowi-JK, Poempida Hidayatulloh, menolak disebut telah berkhianat kepada partai beringin yang telah memberikannya kesempatan menjadi politisi.

Poempida di sebuah acara diskusi di Menteng, Jakarta, Minggu (6/7/2014), malah menuding balik bekas partainya karena gagal mengajuka diri dalam pertarungan Pilpres 9 Juli 2014. Dia juga menegaskan kalau Golkarlah yang mengkhianati kader terbaiknya.

"Saya berani mengambil resiko (memilih Jokowi-JK). Kalau saya tidak berkhianat dan partai saya yang berkhianat dengan pak Jusuf Kalla," tegas Poempida.

Selain itu, dia juga menyampaikan ada yang salah dengan yang di lakukan partai Golkar, terkait dukungannya ke pasangan kandidat capres nomor satu Prabowo-Hatta.

Menurut Poempid, jelas-jelas tidak ada calon satupun yang berasal dari partai berlambang pohon beringin di koalisi merah putih yang kini diusung oleh tujuh partai.

"Ada sesuatu yang cacat internal, saya selalu menyampaikan bahwa Golkar tidak mendapatkan. Saya menyarankan dekati PDIP dan disana ada Jusuf Kalla," serunya.

Lebih lanjut Poempida malah memuji Indonesia bakal maju di tangan kepemimpinan Jokowi-JK, jika terpilih.

"Inikan hanya berbeda presepsi politik karna saya sudah dekat dengan pak jusuf kalla saya yakin Indonesia ada di tangan beliau," tutupnya.

Poempida bersama dua rekannya Agus Gumiwang dan Nusron Wahid yang menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat Golkar dipecat lantaran mendukung pasangan Jokowi-JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Kubu Capres Klaim Suara Terbanyak di TPS Luar Negeri

Dua Kubu Capres Klaim Suara Terbanyak di TPS Luar Negeri

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 20:23 WIB

Sikap Plin-plan Partai Demokrat Bisa Pengaruhi Kadernya

Sikap Plin-plan Partai Demokrat Bisa Pengaruhi Kadernya

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 19:57 WIB

Hatta: Soal Kalpataru, Masyarakat Paham Substansinya

Hatta: Soal Kalpataru, Masyarakat Paham Substansinya

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 19:45 WIB

Poempida: Bergabungnya Golkar ke Prabowo-Hatta Tidak Sah

Poempida: Bergabungnya Golkar ke Prabowo-Hatta Tidak Sah

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 19:36 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB