Prabowo Tuding Banyak Survei dan Media Bayaran di Pilpres

Liberty Jemadu

Kamis, 10 Juli 2014 | 06:01 WIB
Prabowo Tuding Banyak Survei dan Media Bayaran di Pilpres
Refleksi pendukung dari kacamata Prabowo Subianto di Palembang, Sumsel, Kamis (12/6). [Antara/Prasetyo Utomo]

Suara.com - Calon presiden Prabowo Subianto menuding lembaga-lembaga survei yang melakukan hitung cepat dalam pemilihan presiden 2014 dan sejumlah media dibayar untuk menguntungkan calon presiden tertentu.

Tudingan itu disampaikan Prabowo setelah mayoritas lembaga survei dan media di Tanah Air mengumumkan hasil quick count yang memenangkan Joko Widodo, saingannya dalam pemilihan presiden yang digelar Rabu (9/7/2014).

Dalam hasil hitung cepat setidaknya lima lembaga survei besar, Jokowi unggul lima persen suara di atas Prabowo. Meski mengaku masih menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum, tetapi pada Rabu petang kubu Jokowi sudah mengklaim kemenangan.

Langkah yang sama juga diikuti oleh Prabowo yang menurut tiga lembaga survei menang dalam pilpres kemarin.

"Lembaga survei ini kan bermacam-macam bentuknya dan beberapa survei itu juga kan komersial dan konsultan politik juga," tutur Prabowo usai bertamu ke rumah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Kamis (10/7/2014) dini hari.

Prabowo mengaku sering menerima proposal dari konsultan politik yang menawarkan jasa untuk melakukan survei elektabilitas.

"Kami tahu ini, karena kami ditawarkan. Kami punya datanya dari perusahaan-perusahaan yang mengajukan proposal akan memenangkan saya, termasuk lembaga survei itu," kata Prabowo.

Selain survei, Prabowo juga menuding ada media yang tidak netral dalam pemberitaan Pilpres 2014 ini. Hal ini yang dia kecewakan karena dapat menggiring opini masyarakat.

"Foto kadang di-photoshop (edit), orang sedikit dibikin banyak, ini kan menciptakan opini," kata dia.

Oleh karenanya, Prabowo menegaskan bahwa pihaknya lebih percaya dengan hasil rekapitulasi suara nasional yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti untuk klaim kemenangan dalam Pilpres.

"Karena itu, ketetapan KPU yang resmi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertemu SBY, Prabowo Singgung Soal Beda Hasil Quick Count

Bertemu SBY, Prabowo Singgung Soal Beda Hasil Quick Count

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 06:26 WIB

Jokowi Kalahkan Prabowo di TPS Amien Rais

Jokowi Kalahkan Prabowo di TPS Amien Rais

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 02:04 WIB

Jika Rekapitulasi KPU Menangkan Prabowo-Hatta, JK: Ya Siap

Jika Rekapitulasi KPU Menangkan Prabowo-Hatta, JK: Ya Siap

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 01:46 WIB

Jokowi Mengaku Belum Ada Ucapan Selamat dari SBY

Jokowi Mengaku Belum Ada Ucapan Selamat dari SBY

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 01:03 WIB

Baku Klaim di Hitung Cepat, Jokowi: Terserah Masing-masing

Baku Klaim di Hitung Cepat, Jokowi: Terserah Masing-masing

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 00:24 WIB

Terkini

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

×