Bertemu SBY, Prabowo Singgung Soal Beda Hasil Quick Count

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 10 Juli 2014 | 06:26 WIB
Bertemu SBY, Prabowo Singgung Soal Beda Hasil Quick Count
Prabowo Subianto (keempat dari kiri) bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Rabu (9/7) [Abror/Rumgra Press).

Suara.com - Calon presiden Prabowo Subianto dan pasangannya Hatta Rajasa meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menertibkan adanya beda paham hasil quick count Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Menurutnya, hal itu malah membuat suasana makin riuh.

"Kami taat azas, hukum, aturan main. Kami sangat menjunjung tinggi demokrasi. Kami punya keyakinan, bahwa kami yang dapat mandat, tapi kami menyerahkan ke institusi yang berwenang yaitu KPU, yang akan menetapkan siapa yang akan jadi pemenang pilpres, berdasarkan real count yang sudah diverifikasi dan ditetapkan," kata Prabowo usai bertamu ke rumah SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat Kamis (10/7/2014) dini hari.

Menurutnya, keputusan pemenang dalam pilpres ada dalam kewenangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilpres.

"Kita mempersilakan pihak berwenang untuk lakukan verfikasi dengan baik, tanpa intimidasi dan hal negatif. Kita usung proses ini dengan baik," ucapnya.

Dia menambahkan, bila ada pihak yang melakukan deklarasi kemenangan, padahal belum ada keputusan resmi, malah akan membuat keriuhan.

"Itu kurang tepat dan kami sampaikan ke presiden," kata Prabowo.

Untuk itu, Presiden SBY pun mengatakan kepadanya supaya bisa menjaga ketenangan, dan menghindari konflik horizontal atas peristiwa ini.

"Kami katakan itu komitmen kami. Dan itu yang kami instruksikan ke jajaran kami untuk selalu tenang, sejuk, menahan diri, tidak euforia dan terpancing. Kita harus jaga dan itu tekad saya dan Koalisi Merah Putih," terangnya.

Menurutnya, lewat deklarasi yang dilakukan pasangan capres nomor dua Jokowi-JK bisa menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa mereka benar-benar telah menang. Padahal, keputusannya adalah di KPU.

"Kita tidak mau persepsi (itu) terbentuk, bahwa pihak A sudah menang, padahal belum apa-apa, baru quick count tertentu yang macam-macam. Dari real count yang kami terima, kami menang besar. Sementara calon nomor dua bilang kita kalah," tuturnya.

"Dan kalau kita ingat, Pak SBY pada 2004-2009 tidak pernah lakukan deklarasi sebelum KPU menetapkan. Padahal bedanya 21 persen, tapi beliau tidak declare," tambah Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CSIS Tantang Lembaga Survei yang Menangkan Prabowo Buka-bukaan

CSIS Tantang Lembaga Survei yang Menangkan Prabowo Buka-bukaan

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 19:30 WIB

Pengamat: Lembaga Survei Harus Pertanggungjawabkan Metodologi

Pengamat: Lembaga Survei Harus Pertanggungjawabkan Metodologi

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 19:11 WIB

Minta Bantuan Anak Yatim, Aher Doakan Prabowo-Hatta Menang

Minta Bantuan Anak Yatim, Aher Doakan Prabowo-Hatta Menang

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 18:26 WIB

Disebut Menang Pilpres, Jokowi: Kemenangan Aspirasi Rakyat

Disebut Menang Pilpres, Jokowi: Kemenangan Aspirasi Rakyat

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 17:57 WIB

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2014 | 17:45 WIB

Terkini

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB