Puskaptis Habiskan 1,2 Miliar Untuk Biayai "Quick Count"

Ruben Setiawan

Minggu, 13 Juli 2014 | 01:28 WIB
Puskaptis Habiskan 1,2 Miliar Untuk Biayai "Quick Count"
Surat suara pemilu presiden 9 Juli 2014. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pembangunan Strategis (Puskaptis), Husein Yazid mengaku bahwa lembaga survei yang dipimpinnya sekarang ini tidak berafiliasi dengan pihak manapun. Menurutnya meskipun sekarang banyak lembaga survei yang komersial, tetapi itu sangat bergantung kepada lembaganya.

"Komersil itu didasarkan pada lembaganya sendiri, kalau Puskaptis sendiri bisa dikatakan tidak berafiliasi kepada salah satu, baik calon dan sebagainya, kita terbuka masalah biaya, masalah dana, dan sebagainya," kata Husein di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat (12/7/2014).

Dalam keterangannya, Puskaptis menelan biaya sebesar 1,2 miliar Rupiah untuk membiayai quick count-nya pada Pilpres kali ini. Dana tersebut, menurutnya, berasal dari kas Puskaptis sendiri. Namun, biaya penyiarannya ditanggung oleh stasiun televisi tvOne. Dia juga mengatakan bahwa hanya kejujuran dari sistemlah yang penting, karena menurutnya semua lembaga survei sudah menggunakan metode dan teori yang benar.

"Untuk biaya quick count kita ambil dari kas Puskaptis sendiri, kali ini kurang lebih sampai 1,2 Miliar, karena kita punya perusahaan sendiri yang bergerak dibidang percetakan, di bidang jasa dan bidang-bidang lainnya. Lalu terkait hasil quick count, yang penting sekarang, cuman satu, yaitu kejujuran, dimana kejujuran tersebut adalah kejujuran dari sistem dari lembaga survei itu," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya sangat terbuka untuk dilaksanakanya proses audit oleh dewan etik dan audit, dimana menurut anggota Tim sukses Jokowi-JK Arief Budimanta harus segera dilakukan dan harus selesai sebelum tanggal 22 Juli 2014.

"Audit itu sangat penting dan harus segera selesai sebel tanggal 22 Juli, karena ini mempertaruhkan harga diri lembaga survei," kata Arief yang juga hadir dalam acara yang sama.

Seperti diberitakan sebelumnya, Puskaptis adalah satu dari empat lembaga survei yang menyatakan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pemenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti: Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count" Perlu Diaudit

Peneliti: Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count" Perlu Diaudit

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 01:16 WIB

Peneliti Tuding Lembaga Survei Saat Ini Berorientasi Pada Bisnis

Peneliti Tuding Lembaga Survei Saat Ini Berorientasi Pada Bisnis

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 00:35 WIB

Persepi Angkat Bicara Soal Teror yang Dialami Anggotanya

Persepi Angkat Bicara Soal Teror yang Dialami Anggotanya

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 00:19 WIB

Ini Dua Penyebab Perbedaan Hasil "Quick Count"

Ini Dua Penyebab Perbedaan Hasil "Quick Count"

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 23:18 WIB

KPU Akui Ada Kekeliruan Pada DPT Kuala Lumpur

KPU Akui Ada Kekeliruan Pada DPT Kuala Lumpur

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 22:18 WIB

KPU Tunggu Laporan dari Masyarakat Soal C1 yang Janggal

KPU Tunggu Laporan dari Masyarakat Soal C1 yang Janggal

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 21:37 WIB

Terkini

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 14:23 WIB

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:21 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:18 WIB

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Lengkap Pemenang ITA 2026, Arya Saloka dan Asha Assuncao Borong Piala

Daftar Lengkap Pemenang ITA 2026, Arya Saloka dan Asha Assuncao Borong Piala

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 14:12 WIB

Perkuat Pasar Cat Otomotif,  Bintang Chemical Bangun Pabrik Baru di Cikande

Perkuat Pasar Cat Otomotif, Bintang Chemical Bangun Pabrik Baru di Cikande

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:11 WIB

Kabar Buruk Ranking FIFA Timnas Indonesia Jelang Lawan Malaysia

Kabar Buruk Ranking FIFA Timnas Indonesia Jelang Lawan Malaysia

News | Senin, 28 September 2026 | 14:09 WIB

×