KIDP: Jokowi Diberitakan Negatif di TVONE dan ANTV 80-100%

Ardi Mandiri

Minggu, 13 Juli 2014 | 23:02 WIB
KIDP: Jokowi Diberitakan Negatif di TVONE dan ANTV 80-100%
Ilustrasi: Antena TV. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah media televisi dianggap tak menjaga indenpendensinya apalagi selama Pemilihan Umum 2014. Hal itu disampaikan oleh salah satu organisasi pemantauan televisi, Remotivi, yang tergabung dalam Koalisi Indenpenden untuk Demokratisasi Penyiaran (KIDP).

"Tak ada independensi di televisi. Tidak ada keberimbangan. Remotivi menilai satu-satunya yang tidak dihormati adalah publik sebagai pemilik frekuensi," ujar Koordinator Divisi Penelitian Remotivi, Heychael, di Cafe Tjikini, Minggu (13/7/2014).

Hal itu tergambar dalam penelitiannya sejak November 2013 lalu untuk frekuensi pemberitaan pemilik media, tokoh politik hingga calon presiden yang berafilisasi dengan pemilik televisi.

Di antaranya adalah, Metro TV, berdasarkan data Remotivi tanggal 1-7 November 2013, sebelum pileg, frekuensi Jokowi berjumlah 12 persen. Saat itu, frekuensi pemberitaan tertinggi Metro TV diberikan kepada Surya Paloh 20.5 persen. Tidak hanya itu, Surya Paloh adalah figur yang paling banyak diberitakan secara positif dengan persentase 47.6 persen.

"Situasi berubah ketika koalisi Nasdem dengan PDI Perjuangan. Pada penelitian berikutnya, yang mengambil data 1-7 Mei 2014, frekuensi pemberitaan Jokowi di Metro TV 31,1 persen. Sementara pemberitaan Prabowo Subianto hanya 12 persen dengan nada berita negatif sebesar 22 persen," kata Heychael.

Kemudian untuk ANTV dan TV One, data Remotivi pada 1-7 Mei 2014, sebelum berkoalisi dengan Gerindra menyebutkan, Aburizal Bakrie (Ical) adalah tokoh yang paling diberitakan ANTV (50 persen) dan TV One (39 persen).

"Kemudian berubah setelah pada 19 Mei karena terjadi kesepakatan Koalisi antara Golkar dan Gerindra yang mengusung Prabowo-Hatta," katanya.

Dia menambahkan, meski tidak mengalami peningkatan pemberitaan secara kuantitatif, namun data per 1-7 Juni 2014 menunjukan pemberitaan positif Prabowo di TV One meningkat, dari tidak ada sama sekali menjadi 52 persen. Begitu juga halnya dengan iklan Prabowo yang meningkat dari nihil menjadi 62 persen.

"Selaras dengan TV One, ruang redaksi ANTV rupanya juga mengalami pergeseran pascakoalisi pemiliknya. Frekunsi Prabowo yang pada periode 1-7 Mei 2014 hanya berjumlah 20 persen, menjadi 32 persen," tuturnya.

Kemudian untuk MNC Group, pada riset data 1-7 Mei yang diambil Remotivi, RCTI hanya memiliki satu berita soal Prabowo dan itu bernada negatif. Namun, setelah CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo bergabung dengan Koalisi Merah Putih (22 Mei 2014) terjadi perbuahan drastis.

"Data siaran pada 1-7 Juni menunjukan bahwa Prabowo adalah yang tertinggi 41 persen, dengan 100 persen bernada positif. Tren yang sama terjadi di grup lain, MNC TV dan Global TV. Total berita positif MNC TV adalah milik nomor urut 1 (Prabowo 55 persen dan Hatta 45 persen). Sementara Global TV 83 persen berita positif adalah milik Prabowo," paparnya.

Heychael mengkritisi, bersamaan dengan meningkatnya pemberitaan, dan iklan Prabowo di stasiun Viva Group dan MNC TV Group, terjadi pemberitaan tidak berimbang pada pasangan urut nomor dua (Jokowi-JK). Jokowi diberitakan negatif oleh TV One (80 persen) dan ANTV (100 persen).

"Hal tu juga terjadi pada kelompok MNC TV. Seluruh berita negatif di RCTI adalah milik Jokowi dan frekuensi berita negatif Jokowi di Global TV mencapai 43 persen," terang Heychael.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selama Pemilu 2014, 11 Media Televisi Langgar Aturan

Selama Pemilu 2014, 11 Media Televisi Langgar Aturan

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 22:53 WIB

Dianggap Tidak Tegas, Kemenkominfo dan KPI Akan Digugat

Dianggap Tidak Tegas, Kemenkominfo dan KPI Akan Digugat

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 19:32 WIB

Pengamat: Lembaga Survei Harus Jujur Publikasikan Data

Pengamat: Lembaga Survei Harus Jujur Publikasikan Data

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 18:50 WIB

Awasi Penghitungan Suara, SBY Minta KPU Libatkan Dua Kubu

Awasi Penghitungan Suara, SBY Minta KPU Libatkan Dua Kubu

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 13:47 WIB

Jubir Presiden Bantah Ada Pusat Tabulasi Suara di Cikeas

Jubir Presiden Bantah Ada Pusat Tabulasi Suara di Cikeas

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 13:46 WIB

Tim Jokowi-JK Curigai Penghitungan Suara via Pos dan Drop Box

Tim Jokowi-JK Curigai Penghitungan Suara via Pos dan Drop Box

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 11:41 WIB

PBNU Diminta Gelar Islah Nasional Tokoh yang Terbelah

PBNU Diminta Gelar Islah Nasional Tokoh yang Terbelah

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 10:57 WIB

Bawaslu: Pencoblosan Ulang di Sejumlah TPS Harus Dilakukan Secepatnya

Bawaslu: Pencoblosan Ulang di Sejumlah TPS Harus Dilakukan Secepatnya

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 10:35 WIB

Panwas Minta KPU Nabire Gelar Pencoblosan Ulang

Panwas Minta KPU Nabire Gelar Pencoblosan Ulang

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 07:54 WIB

Soal "Quick Count", LSI dan IRC Siap Diaudit

Soal "Quick Count", LSI dan IRC Siap Diaudit

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 05:21 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×