Lima Pelaku Pelecehan Seks Usai Pilpres Dipenjara Seumur Hidup

Arsito Hidayatullah

Rabu, 16 Juli 2014 | 20:56 WIB
Lima Pelaku Pelecehan Seks Usai Pilpres Dipenjara Seumur Hidup
Sejumlah terdakwa kekerasan seksual massal saat dalam tahanan pengadilan di Kairo, Mesir, Juni 2014 lalu. [Reuters/Al Youm Al Saabi Newspaper]

Suara.com - Perayaan terpilihnya seorang presiden ternyata juga bisa berlebihan, bahkan membawa ekses buruk yang pada akhirnya harus menerima konsekuensi hukum. Kali ini tak tanggung-tanggung, sejumlah lelaki harus dipenjara seumur hidup karena menyerang perempuan dan melakukan pelecehan seksual saat merayakan terpilihnya presiden.

Untungnya ini bukan kasus di Indonesia, melainkan di Mesir, tepatnya terkait dengan momen terpilihnya Presiden Abdel Fattah al-Sisi pada Juni lalu. Vonis penjara seumur hidup itu sendiri dijatuhkan oleh sebuah pengadilan di Mesir hari ini, Rabu (16/7/2014), terhadap lima orang laki-laki.

Putusan pengadilan ini bisa jadi sedikit mengurangi kekecewaan dan keraguan banyak orang terhadap pemerintah Mesir terkait penanganan masalah kekerasan dan pelecehan seksual. Selain kelima lelaki, dua orang terdakwa lagi divonis masing-masing 40 tahun dan 20 tahun penjara, dengan dakwaan mencakup percobaan perkosaan, percobaan pembunuhan, serta penyiksaan.

Sementara itu, dalam kasus berbeda, tiga lelaki juga divonis penjara seumur hidup atas dakwaan menyerang seorang perempuan saat mengikuti peringatan revolusi 2011 yang menjatuhkan Hosni Mubarak. Menariknya, salah satu dari ketiga lelaki ini juga turut divonis bui seumur hidup dalam kasus yang berkaitan dengan perayaan terpilihnya al-Sisi.

Begitu menjabat beberapa waktu lalu, Sisi sendiri langsung memerintahkan Menteri Dalam Negeri untuk serius memerangi masalah pelecehan seksual. Hal itu terutama dipicu tertangkapnya tujuh orang dalam penyerangan beberapa perempuan dekat Tahrir Square di Kairo, saat perayaan terpilihnya sang presiden.

Penyerangan terhadap perempuan di Tahrir Square itu sendiri terjadi saat ribuan orang berkumpul di jalanan, yang memunculkan kegelisahan banyak pihak akan komitmen pemerintah Mesir memerangi kekerasan seksual. Sebuah video yang diunggah di YouTube misalnya, memperlihatkan seorang perempuan telanjang dengan luka di bagian pinggangnya, yang tampak ditarik melalui gerombolan massa menuju sebuah ambulans.

Kejadian itu memancing perhatian sekaligus kritikan keras dari publik, yang lantas memunculkan kesaksian beberapa korban kekerasan serupa melalui media. Sisi sendiri sempat mengunjungi salah seorang perempuan korban di rumah sakit, sembari memberinya rangkaian bunga.

Penyerangan seks diketahui kerap terjadi dalam demonstrasi selama dan sesudah gelombang unjuk rasa 2011 yang menjatuhkan Hosni Mubarak. Lebih jauh, beberapa pihak mencatat tindakan serupa selalu muncul dalam berbagai kegiatan akbar di berbagai tempat di Mesir, setidaknya dalam satu dasawarsa terakhir. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Dua Guru JIS Akhirnya Ditahan

Dua Guru JIS Akhirnya Ditahan

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 06:22 WIB

Bom Guncang Stasiun dan Pengadilan Mesir

Bom Guncang Stasiun dan Pengadilan Mesir

News | Rabu, 25 Juni 2014 | 15:06 WIB

3 Jurnalis Al-Jazeera Dipenjara 7 Tahun di Mesir

3 Jurnalis Al-Jazeera Dipenjara 7 Tahun di Mesir

News | Senin, 23 Juni 2014 | 20:22 WIB

Terkini

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:33 WIB

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 07:24 WIB

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 07:13 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

×