Polisi Periksa Sejumlah Saksi Kecelakaan KA dengan Truk Crane

Achmad Sakirin | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2014 | 11:47 WIB
Polisi Periksa Sejumlah Saksi Kecelakaan KA dengan Truk Crane
Ilustrasi kecelakaan kereta api. [Antara/Hendra Sonie]

Suara.com - Kepolisian Resor Sidoarjo belum menetapkan tersangka menyusul terjadinya kecelakaan antara kereta api inspeksi dengan truk crane di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (17/7/2014) dini hari.

Kapolres Sidoarjo Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Marjuki saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait dengan kecelakaan itu.

"Kami masih belum menentukan siapa tersangka pada kejadian ini karena kami masih dalam tahapan pemeriksaan terhadap sejumlah orang saksi terkait dengan peristiwa maut tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan, beberapa orang yang diperiksa di antaranya penjaga palang pintu kereta api di Buduran Sidoarjo, pengatur jadwal keberangkatan kereta api, pengatur rambu-rambu perjalanan kereta api dan saksi lainnya.

"Sebentar lagi memang akan dilakukan operasi ketupat, dan salah satu tujuan kami adalah apakah ada kemungkinan kejadian sabotase atau hal-hal lainnya," katanya.

Kepolisian akan membantu petugas dari PT Kereta Api untuk membantu segala kemungkinan yang terjadi, termasuk di melakukan pemantauan terhadap anak-anak yang iseng melakukan kegiatan melanggar hukum.

"Ada kemungkinan anak-anak tersebut iseng-iseng memutus kawat yang digunakan untuk rambu-rambu perjalanan kereta api dan hal tersebut sangat fatal akibatnya," ungkapnya.

Selain itu, Kepolisian juga akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan setempat untuk mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

"Hal tersebut dilakukan karena rambu-rambu lalu lintas yakni lampu pengatur lalu lintas rusak akibat kejadian kecelakaan itu. Jadi untuk sementara itu, pengaturan lalu lintas di lokasi itu dilakukan dengan cara manual," jelasnya.

Sebelumnya, kereta api inspeksi bertabrakan dengan truk crane di perlintasan kereta api Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (17/7/2014) dini hari. Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Keduanya adalah penumpang truk dan satu orang masinis. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tabrakan Motor dengan Truk, Satu Keluarga Tewas

Tabrakan Motor dengan Truk, Satu Keluarga Tewas

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 02:49 WIB

Pecah Ban Diduga Penyebab Kecelakaan Bus Wisata di Tanjakan Emen

Pecah Ban Diduga Penyebab Kecelakaan Bus Wisata di Tanjakan Emen

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 14:26 WIB

Keasyikan Lihat Gambar "Syur", Sopir Truk Tabrak Mobil Lain

Keasyikan Lihat Gambar "Syur", Sopir Truk Tabrak Mobil Lain

News | Senin, 02 Juni 2014 | 09:27 WIB

Bawa Mobil Kijang Ngebut, Lalu Terbalik di Jalan Pramuka

Bawa Mobil Kijang Ngebut, Lalu Terbalik di Jalan Pramuka

News | Selasa, 27 Mei 2014 | 23:25 WIB

Bus Tabrak Separator di Depok, 10 Orang Terluka

Bus Tabrak Separator di Depok, 10 Orang Terluka

News | Sabtu, 24 Mei 2014 | 02:42 WIB

Urine Warga Inggris Penabrak Warga di Jakarta Selatan Diperiksa BNN

Urine Warga Inggris Penabrak Warga di Jakarta Selatan Diperiksa BNN

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 18:00 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB