Israel Mulai Melancarkan Serangan Darat ke Gaza

Liberty Jemadu

Jum'at, 18 Juli 2014 | 08:58 WIB
Israel Mulai Melancarkan Serangan Darat ke Gaza
Roket-roket Israel melesat ke wilayah Jalur Gaza pada Jumat pagi (18/7) [Reuters/Amir Cohen].

Suara.com - Israel mulai melancarkan serangan darat ke Jalur Gaza, Palestina, pada Jumat dini hari (18/7/2014), setelah pemboman melalui udara dan laut selama 10 hari terakhir gagal memaksa para pejuang Hamas menghentikan tembakan roket ke wilayah Israel.

Sejumlah warga Gaza mengaku melihat sejumlah kecil tank Israel melewati perbatasan, sementara ledakan demi ledakan mulai menerangi langit pagi di Gaza yang masih gelap.

Sebuah pernyataan dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pada Kamis malam (17/7/2014), mengumumkan bahwa serangan Israel akan terbatas pada area tertentu, menyasar terowongan-terowongan yang digali oleh para pejuang Hamas.

Israel juga menegaskan tidak bertujuan untuk menggulingkan Hamas di Gaza.

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri menanggapi serangan Israel dengan mengeluarkan ancaman kepada Israel, "Kami memperingatkan Netanyahu akan konsekuensi mengerikan dari aksi konyol seperti ini."

Warga Gaza dan sejumlah petugas kesehaan melaporkan melihat sejumlah ledakan di perbatasan di sebelah timur yang berasal dari selatan kota Rafah, bagian utara Gaza. Mereka juga menyaksikan pertempuran sengit di sepanjang perbatasan, termasuk di Beit Hanoun dan Beit Lahiya.

Sinar jingga berpendar dari timur Jalur Gaza, saat kapal-kapal tempur laut Israel dari pesisir Mediterania menembakan meriam dan peluru suar.

Sementara itu sejumlah roket juga meluncur dari Gaza ke kota Ashdod dan Ashkelon di selatan Israel. Televisi Israel menayangkan pencegegatan rudal-rudal itu oleh sistem rudal Iron Dome dan tidak ada korban dari pihak Israel.

Israel terakhir kali melancarkan serangan darat ke Jalur Gaza pada 2008 dan awal 2009. Serangan selama tiga pekan itu memakan korban jiwa 1400 warga Palestina dan 13 orang Israel.

Adapun Israel belum menetapkan tenggat waktu untuk operasi militer terbaru dan tampaknya akan berhenti ketika dunia internasional sudah menyerukan gencatan senjata karena jumlah korban yang terus meningkat.

Konflik bersenjata terbaru antara Israel dan Hamas di Gaza dipantik oleh tewasnya tiga remaja Israel di Tepi Barat bulan lalu dan pembunuhan seorang remaja Palestina pada 2 Juli lalu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Korban Tewas di Gaza Capai 230 Jiwa

Korban Tewas di Gaza Capai 230 Jiwa

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 02:26 WIB

Tiga Lembaga Desak Pemerintah RI Proaktif Atasi Konflik Israel - Palestina

Tiga Lembaga Desak Pemerintah RI Proaktif Atasi Konflik Israel - Palestina

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 14:53 WIB

Jelang Gencatan Senjata, Pasukan Bawah Tanah Serang Israel

Jelang Gencatan Senjata, Pasukan Bawah Tanah Serang Israel

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 13:54 WIB

Israel Akan Hentikan Serangan ke Gaza Selama Lima Jam

Israel Akan Hentikan Serangan ke Gaza Selama Lima Jam

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 07:08 WIB

Memasuki Hari ke-9, Korban Tewas Serangan Israel Mencapai 220 Orang

Memasuki Hari ke-9, Korban Tewas Serangan Israel Mencapai 220 Orang

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 02:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×