JK Prihatin Ada Anak Terinjak di Rumahnya

Laban Laisila

Rabu, 30 Juli 2014 | 00:30 WIB
JK Prihatin Ada Anak Terinjak di Rumahnya
Wapres terpilih sesuai hasil KPU Jusuf Kalla. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) melalui juru bicaranya Poempida Hidayatulloh menyampaikan keprihatinan atas meninggalnya seorang anak karena terinjak-injak saat menghadiri acara  open house di rumahnya, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/7/2014).

Poempida, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta mengatakan, peristiwa tersebut terjadi karena antusiasme yang tinggi dari masyarakat untuk bersilaturahim ke kediaman JK.

"Namun, karena protokoler belum ada dan pengawalan masih terbatas, serta belum ada mekanisme pengendalian arus massa, sehingga insiden yang tidak diharapkan ini terjadi," katanya.

Dia mengatakan, perlu diingatkan kepada semua pihak bahwa dalam konteks massa yang berkumpul dalam jumlah banyak, tidak pernah disarankan membawa anak-anak di bawah umur, seperti halnya larangan melibatkan anak dalam kampanye.

"Penegasan ini untuk menjaga keselamatan anak-anak," katanya.

Laporan wartawan Antara dari Sulawesi Selatan menyebutkan, seorang anak bernama Radika (11 tahun), yang berdomisili di Jl. Dg Tantu Kelurahan Rappokalling meninggal dalam acara 'Open House' di rumah Jusuf Kalla.

"Dika terinjak-injak saat berdesak-desakan mengantre," kata keluarga korban Hawiah di Makassar.

Jenazah Radika kini disemayamkan di RS. Stella Maris Makassar, Silaturahim terbuka (Open House) JK sejak pagi tadi telah dipadati oleh ribuan warga yang selain ingin bersilaturahim juga ingin memperoleh uang pembagian.

"Kami dapat kotak makanan dan uang Rp50 ribu," kata salah seorang warga yang turut mengantre Dahlia.

Selain Radika, enam warga lain yang mengikuti 'Open House' ini juga dirawat di Ruang UGD RS. Stella Maris. Warga menyesalkan sistem pembagian yang hanya pada satu titik.

"Warga sebanyak ini, masa hanya satu pintu pembagian yang dibuka, seharusnya sepuluh," protes warga jalan Nuri, Umar.

Wali Kota Makassar M. Ramdhan Pomanto beserta keluarga Pak Jusuf Kalla menyambangi keluarga korban dan menyatakan turut berduka "Ini adalah musibah, jadi sabar 'ki'" kata wali kota dengan dialek Makassar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Lebaran, Warga Pamekasan Malahan "Carok"

Saat Lebaran, Warga Pamekasan Malahan "Carok"

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 00:00 WIB

Malam Ini Lalin  Jalur Selatan Jabar Pamer Paha

Malam Ini Lalin Jalur Selatan Jabar Pamer Paha

News | Selasa, 29 Juli 2014 | 23:00 WIB

Seorang Anak Meninggal Terinjak Saat Halal Bihalal di Rumah JK

Seorang Anak Meninggal Terinjak Saat Halal Bihalal di Rumah JK

News | Selasa, 29 Juli 2014 | 13:23 WIB

"Open House" di Makassar, JK Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu

"Open House" di Makassar, JK Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu

News | Selasa, 29 Juli 2014 | 11:00 WIB

Terkini

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB