Polisi Lakukan Pendekatan ke Pemasang Bendera ISIS

Achmad Sakirin

Senin, 04 Agustus 2014 | 15:53 WIB
Polisi Lakukan Pendekatan ke Pemasang Bendera ISIS
Anggota militan membawa bendera ISIS di Raqqa, Suriah, 29 Juni lalu (Reuters/Stringer).

Suara.com - Kepolisian Resor Kota Surakarta melakukan pendekatan kepada kelompok yang memasang gambar bendera organisasi 'Islamic State of Iraq and Syria' (ISIS) di kawasan Jalan Veteran Tipes Solo, Jawa Tengah.

Pendekatan itu dilakukan karena menyebabkan keresahan di masyarakat.

Kasat Intelejen dan Keamanan Polresta Surakarta, Kompol Fahrudin, di Solo, Senin, mengatakan, pihaknya sudah mendapat sejumlah laporan dari masyarakat adanya gambar simbol organisasi ISIS.

"Adanya gambar yang menempel di tembok taman itu sudah menjadi keresahan masyarakat. Kita bukan sentimen terhadap agama, tetapi demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Fahrudin.

Menurut dia, pihaknya melakukan pendekatan secara persuasif untuk mengurangi keresahan masyarakat dengan menutup atau melepas gambar tersebut. Ada memang beberapa tokoh agama kelompok mereka di Solo tidak sependapat dengan gambar tersebut.

"Kami memantau di Kota Solo selama ini, belum ada kelompok yang masuk organisasi ISIS itu. Tokoh agama juga memberitahukan bahwa mereka belum paham betul tentang ISIS itu sehingga perlu diluruskan melalui instasi terkait seperti Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia atau tokoh Agama," katanya.

Menurut dia, hingga kini masih melakukan pendalaman terkait pemasangan gambar tersebut dan melakukan pendekatan meminta siapa yang memasang untuk melepas atau menghapus guna mengurangi keresahan masyarakat.

"Kami akan melakukan langkah dengan cara pendekatan dari hati ke hati untuk mengimbau mereka yang memasang spanduk atau gambar itu diminta segera melepaskan untuk mengurangi keresahan masyarakat. Kami lebih mementingkan keutuhan NKRI," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kominfo Blokir Video Propaganda ISIS di Youtube

Kominfo Blokir Video Propaganda ISIS di Youtube

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 15:12 WIB

Presiden Tegaskan Tak Semua Konflik Timteng Persoalan Agama

Presiden Tegaskan Tak Semua Konflik Timteng Persoalan Agama

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 14:25 WIB

Kapolri: Masyarakat yang Ikut ISIS Atas Inisiatif Sendiri

Kapolri: Masyarakat yang Ikut ISIS Atas Inisiatif Sendiri

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 12:59 WIB

Panglima TNI: ISIS Tak Boleh Berkembang di Indonesia

Panglima TNI: ISIS Tak Boleh Berkembang di Indonesia

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 10:54 WIB

Menkominfo Dinilai Hanya Peduli Situs Porno, Video Provokasi ISIS Tak Diblokir

Menkominfo Dinilai Hanya Peduli Situs Porno, Video Provokasi ISIS Tak Diblokir

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 10:42 WIB

Polda Metro Jaya Selidiki Pengikut ISIS

Polda Metro Jaya Selidiki Pengikut ISIS

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 09:31 WIB

Terkini

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:31 WIB

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:27 WIB

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:25 WIB

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:20 WIB

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:15 WIB

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:12 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:52 WIB